Polisi Pastikan Distribusi BBM di Dumai Aman, Antrean SPBU Masih Terkendali

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:57:47 WIB
Polres Dumai memastikan aktivitas pengisian bbm di sejumlah SPBU di Kota Dumai berjalan lancar.

DUMAI (RA) - Polres Dumai memastikan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Dumai berjalan lancar, aman dan tetap terkendali.

Kapolres Dumai, Angga Febrian Herlambang, mengatakan pihaknya rutin menurunkan personel untuk melakukan patroli dan pemantauan langsung ke SPBU guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas akibat antrean kendaraan.

"Pemantauan rutin terus dijalankan jajaran untuk memastikan pelayanan di SPBU tidak ada hambatan dan distribusi lancar hingga ke masyarakat," kata Angga, Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan pemantauan dilakukan oleh jajaran Polres hingga Polsek dengan menyasar seluruh wilayah kecamatan di Kota Dumai, mulai dari Dumai Barat, Dumai Timur, Bukit Kapur, Medang Kampai, Dumai Kota hingga Sungai Sembilan.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memastikan distribusi dan pelayanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan nyaman dan kondusif.

"Sejauh ini apabila terjadi peningkatan antrean di beberapa SPBU masih dalam kategori wajar dan dapat dikendalikan. Secara umum pelayanan masih tertib dan terkendali," ujarnya.

Selain melakukan pengawasan, personel kepolisian juga disiagakan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di area SPBU.

Kapolres menegaskan pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan tidak ada penyimpangan maupun gangguan yang merugikan masyarakat.

"Kami akan terus melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan tidak ada penyimpangan maupun gangguan yang dapat merugikan masyarakat," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat melakukan pengisian BBM dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kepanikan.

Terkini

Terpopuler