Catat! Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Anak Petani untuk Daftar Beasiswa Sawit 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:04:46 WIB
Ilustrasi beasiswa sawit. (BPDP)

JAKARTA (RA) - Kabar gembira bagi anak petani sawit di seluruh Indonesia. Program Beasiswa SDM Sawit 2026 yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian segera dibuka.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul di sektor perkebunan kelapa sawit melalui pendidikan tinggi vokasi dan akademik. 

Beasiswa SDM Sawit sendiri diperuntukkan bagi pekebun, keluarga pekebun, pekerja perkebunan sawit, keluarga pekerja, hingga penyuluh dan pengurus kelembagaan sawit. Program ini juga memberikan pembiayaan penuh bagi peserta yang lolos seleksi. 

Bagi calon pendaftar dari jalur pekebun dan keluarga pekebun kelapa sawit, ada sejumlah dokumen penting yang wajib disiapkan sejak sekarang agar tidak tertinggal saat pendaftaran resmi dibuka.

Berikut daftar dokumen yang harus dipersiapkan:

1. Pas foto 4x6 berlatar biru dengan pakaian formal

2. Usia maksimal 23 tahun

3. KTP atau surat keterangan domisili

4. Kartu Keluarga (KK)

5. Akta kelahiran atau surat keterangan lahir

6. Surat keterangan sehat dari dokter

7. Surat hasil tes buta warna dari dokter

Selain itu, peserta juga wajib menyiapkan dokumen pendidikan berupa ijazah atau surat keterangan lulus (SKL) beserta rapor semester I hingga V dengan nilai rata-rata minimal 7.

Khusus peserta dari wilayah Papua, Nusa Tenggara, daerah 3T dan perbatasan, nilai rata-rata minimal yang dipersyaratkan adalah 6.

Sementara bagi lulusan pendidikan tinggi, syarat akademik yang diminta yakni IPK minimal 2,75. Sedangkan peserta dari wilayah khusus diperbolehkan mendaftar dengan IPK minimal 2,50.

Tak hanya dokumen pribadi, calon peserta juga wajib melampirkan bukti legalitas lahan sawit seperti sertifikat hak milik, surat keterangan tanah (SKT), girik, sporadik, akta jual beli (AJB), hingga STD-B.

Apabila nama pemilik lahan berbeda dengan identitas pekebun, maka harus dilengkapi surat keterangan dari kepala desa.

Peserta juga diwajibkan membuat sejumlah surat pernyataan bermaterai. Mulai dari pernyataan sebagai pekebun sawit, izin orang tua atau pasangan, tidak sedang kuliah, hingga kesediaan bekerja di sektor perkelapasawitan setelah menyelesaikan pendidikan.

Khusus peserta dari keluarga kurang mampu, diwajibkan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa atau pihak berwenang lainnya.

Program Beasiswa SDM Sawit merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat industri sawit Indonesia melalui peningkatan kualitas SDM yang modern, produktif, dan berkelanjutan. 

Berdasarkan informasi pada laman resmi program, Beasiswa SDM Sawit 2026 menyediakan ribuan kuota dengan skema pembiayaan penuh. 

Informasi lengkap dan jadwal pembukaan pendaftaran dapat dipantau melalui website resmi Beasiswa SDM Sawit.

Tags

Terkini

Terpopuler