PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Perhubungan mengintensifkan penjagaan terhadap truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang masih nekat melintas di jalanan dalam kota.
Dishub menempatkan petugas di sejumlah pintu masuk kota, guna menghalau truk ODOL yang ingin melintas masuk kota.
Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi mengatakan bahwa pihaknya menempatkan petugas di empat simpul jalan. Pertama simpul Jalan Garuda Sakti, Simpul Bundaran Tugu Songket SM Amin - Tuanku Tambusai.
Kemudian Simpul Garuda Sakti - HR Soebrantas, dan Simpul Bundaran Restu Ibu Jalan Siak II.
"Yang menjadi akses pintu masuk ODOL dalam kota itu kita jaga. Dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB," kata Masykur Tarmizi, Sabtu (1/5/2026).
Menurutnya, petugas berjaga secara bergantian di simpul jalan tersebut. Petugas juga menghalau atau menyuruh pengemudi ODOL yang masih nekat masuk ke jalanan dalam kota untuk putar balik.
Guna memaksimalkan pengawasan, pihaknya juga menambah petugas yang berjaga di U-turn Rumah Sakit Sansani Jalan Soekarno Hatta.
"Kita sering kebobolan dari Simpang Arhanud Kubang, masuk ke Jalan Soekarno Hatta alasannya isi BBM, ada gudang di situ. Ternyata tidak, alasan saja, malah masuk ke HR Soebrantas. Maka kita cek (jaga) terkahir di U-turn Sansani," jelasnya.
Dia tidak menampik masih ada satu atau dua truk ODOL yang masih nekat melintas di jalanan dalam kota. Pihaknya juga melakukan patroli rutin di jalanan dalam kota. Petugas juga menghalau jika mendapati truk tersebut melintas di dalam kota.