Kasus HIV di Riau Tembus 11 Ribu, Hampir 60 Persen Terjadi di Pekanbaru

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:53:00 WIB
https://www.youtube.com/watch?v=S_XxWLpAhZA

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan telah merilis data penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang terjadi sejak 28 tahun belakangan.

Di mana, terhitung sejak 1997 - 2025, telah ditemukan sebanyak 11.336 kasus dengan 6.990 orang diantaranya masih hidup.

"Sejak tahun 1997 ditemukan 11.336 kasus dengan 6.990 orang masih hidup. Dengan data kasus memasuki stadium AIDS sebanyak 4.480 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli.

Dikatakan Zulkifli, kasus tersebut dikatakan terus mengalami kenaikan di setiap tahunnya. Diantaranya pada 1997 - 2005 sebanyak 85 kasus, 2006 sebanyak 80 kasus, 2007 sebanyak 138 kasus, 2008 sebanyak 132 kasus, 2009 sebanyak 217 kasus, 2010 sebanyak 397 kasus, 2011 sebanyak 454 kasus dan 2012 sebanyak 325 kasus.

"Untuk tahun 2013 ditemukan 433 kasus, 2014 sebanyak 569 kasus, 2015 sebanyak 738 kasus, 2016 sebanyak 576 kasus, 2017 sebanyak 741 kasus, 2018 sebanyak 675 kasus, 2019 sebanyak 587 kasus, dan 2020 ditemukan 726 kasus," katanya.

Setelahnya pada 2021 ditemukan sebanyak 570 kasus, 2022 sebanyak 835 kasus, 2023 sebanyak 1001, 2024 sebanyak 1006 kasus, terakhir pada 2025 sebanyak 1051 kasus," ungkapnya.

Adapun kasus tersebut dikatakan Zulkifli ditemukan di seluruh kabupaten kota di Riau. Dengan angka terbanyak disumbang Kota Pekanbaru menyentuh 58,20 persen.

"Terjadi di seluruh daerah di Riau dengan persentase di bawah 10 persen. Sementara di Pekanbaru menyentuh 58,20 persen atau setara dengan 6.598 orang," ungkapnya.

Dijabarkan Zulkifli, selain Kota Pekanbaru, kasus terbanyak lainnya ditemukan di Kabupaten Bengkalis 951 kasus, Kota Dumai 855 kasus, Kabupaten Pelalawan 596 kasus, Rokan Hilir 556 kasus dan Indragiri Hilir 477 kasus.

"Setelahnya di Kabupaten Siak 327 kasus, Rokan Hulu 265 kasus, Kepulauan Meranti 223 kasus, Indragiri Hulu 213 kasus, Kampar 170 kasus dan Kuantan Singingi 105 kasus," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler