INHU (RA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mencatat, sepanjang awal 2026 sebanyak 10 kabupaten/kota di Provinsi Riau telah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kesepuluh daerah tersebut meliputi Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru, dengan total luas terbakar mencapai 59,38 hektare.
Menyikapi kondisi tersebut, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III, terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Penguatan sinergi tersebut salah satunya dilakukan manajemen Kebun Air Molek, Distrik Barat, melalui kegiatan upacara dan latihan gabungan bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0302/Inhu, Polres Indragiri Hulu, serta instansi terkait lainnya.
Kasi Ops Korem 031/Wira Bima Letkol Inf Teguh menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial.
"Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan kesiapsiagaan bersama, komunikasi yang cepat, serta koordinasi yang solid antarinstansi. Latihan ini kami desain agar seluruh unsur siap bergerak secara terpadu di lapangan," ujar Teguh, Senin (2/2/2026) kemarin.
Ia mengapresiasi dukungan konkret PTPN IV Regional III yang dinilai konsisten dalam pencegahan karhutla, mulai dari kesiapan personel, peralatan, hingga pemanfaatan sistem digital.
Senada, Dandim 0302/Inhu Letkol Inf Bangun Bara menyebut latihan gabungan ini menjadi sarana penting untuk menyatukan pola pikir dan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman bencana tahunan, terutama saat musim kemarau.
"Keterlibatan PTPN IV Regional III sebagai entitas BUMN menunjukkan peran strategis dunia usaha dalam upaya pencegahan karhutla," ujarnya.
Sementara itu, Group Manager Distrik Barat PTPN IV Regional III, Amrizal Hamdi, didampingi Manager Kebun Air Molek I Rico Irwansyah Surbakti dan Manager Kebun Air Molek II Eka Surya Darmawan, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
"PTPN IV Regional III mendukung penuh langkah TNI dan pemerintah dalam pencegahan serta penanggulangan karhutla. Pencegahan adalah kunci, sehingga kolaborasi dengan aparat, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat," tegas Amrizal.
Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam latihan lapangan juga menjadi bagian dari peningkatan kesiapan sumber daya dan penguatan koordinasi di tingkat tapak, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan area perkebunan.
Latihan tersebut turut dihadiri perwakilan Korem 031/Wira Bima, Polres Indragiri Hulu, BPBD, Manggala Agni, Satpol PP, unsur legislatif, serta sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Inhu.
Di sela kegiatan, juga dilakukan aksi penghijauan yang diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhu dan dipimpin Manager Kebun Air Molek I, Rico Irwansyah Surbakti.
"Kegiatan ini bukan sekadar simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga komitmen bersama menjaga keberlanjutan kebun dan ekosistem di sekitarnya," ujar Rico.