Alasan Pelaku Vandalisme Coret Fasilitas Umum di Pekanbaru, Bentuk Rindu kepada Ibu

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:13:00 WIB
https://www.youtube.com/watch?v=Nxg3_RDv1ek

PEKANBARU (RA) - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru mengungkap alasan pelaku vandalisme yang mencoret sejumlah fasilitas umum di Kota Pekanbaru. 

Aksi coret-coret bergambar bunga tersebut dilakukan sebagai bentuk ungkapan rindu kepada sang ibu yang telah meninggal dunia.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mengatakan, pelaku merupakan seorang pria yang beraksi seorang diri dan telah diamankan polisi. 

Pengungkapan kasus itu disampaikan saat ekspos perkara di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (22/1/2026).

"Pelaku mencoret-coret, mural atau grafiti, istilahnya street art. Yang bersangkutan sudah kami amankan dan diperiksa," kata Muharman.

Aksi vandalisme itu ditemukan di sejumlah fasilitas umum, mulai dari halte Bus Trans Metro Pekanbaru, pagar, hingga beberapa sudut kota lainnya. 

Coretan tersebut didominasi gambar bunga dengan mata di bagian tengah.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku memiliki motif pribadi. Gambar bunga itu disebut sebagai simbol menaburkan bunga untuk makam ibunya.

"Itu menggambarkan seolah-olah menaburkan bunga untuk makam ibunya," jelas Muharman.

Pelaku diketahui berdomisili di Pekanbaru, sementara makam sang ibu berada di Kota Jambi. 

Karena keterbatasan jarak dan tidak bisa menziarahi makam ibunya secara langsung, pelaku mengekspresikan kerinduannya melalui gambar di fasilitas umum.

"Karena jarak dan rasa rindu, dia membuat gambar bunga tersebut. Fasilitas umum dipilih karena dianggap medianya bagus untuk digambar," ujarnya.

Meski demikian, Muharman menegaskan perbuatan tersebut tetap merupakan pelanggaran hukum. 

Saat ini penyidik masih berkoordinasi dengan pihak kejaksaan terkait penentuan pasal yang akan dikenakan.

"Sementara pelaku tidak dilakukan penahanan karena ancaman hukuman di bawah enam bulan," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler