Wako Pekanbaru Dorong UEK-SP Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 16:08:20 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyerahkan bantuan sembako kepada warga Kelurahan Muara Fajar Timur

PEKANBARU (RA) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan Laporan Program Pemberdayaan Kelurahan (PPK) Usaha Ekonomi Kelurahan Simpan Pinjam (UEK-SP) se-Kota Pekanbaru.

Program ini dinilai menjadi salah satu instrumen strategis Pemko Pekanbaru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Agung dalam Musyawarah Kelurahan Pertanggungjawaban Tahunan (MKPT) 2025 UEK Fajar Kehidupan di Kantor Kelurahan Muara Fajar Timur, Kamis (22/1/2026), menjelaskan, UEK-SP dibentuk dengan tujuan utama meningkatkan perekonomian masyarakat kelurahan.

Kemudian juga mendorong kreativitas warga berpenghasilan rendah, menyerap tenaga kerja sektor informal, serta melindungi masyarakat dari praktik rentenir. 

Melalui mekanisme simpan pinjam, dana hibah kelurahan dikelola langsung oleh masyarakat untuk pengembangan usaha mikro dengan prinsip kebersamaan dan kemandirian ekonomi lokal, serupa dengan koperasi.

"UEK-SP hadir untuk memberikan akses permodalan yang mudah, adil, dan dikelola secara transparan oleh masyarakat. Program ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi kelurahan secara nyata," terang Agung.

Salah satu UEK-SP yang mencatatkan kinerja gemilang adalah UEK-SP Fajar Kehidupan, Kelurahan Muara Fajar Timur. Total perguliran dana UEK-SP Fajar Kehidupan hingga 2025 mencapai Rp16,304 miliar. 

Jumlah pemanfaat tercatat sebanyak 1.411 orang, terdiri atas 876 laki-laki dan 535 perempuan. Sementara itu, total perguliran dana simpan pinjam (SP) mencapai Rp8,90 miliar dengan jumlah pemanfaat sebanyak 1.092 orang, terdiri atas 576 laki-laki dan 516 perempuan. 

Tingkat pengembalian dana atau non-performing loan (NPL) menunjukkan capaian sangat baik, yakni 99,85 persen untuk UEK dan 99,81 persen untuk SP. Selain itu, total simpanan tabungan pemanfaat UEK-SP Fajar Kehidupan mencapai Rp1,935 miliar. 

"Pada tahun buku 2025, UEK-SP Fajar Kehidupan membukukan sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp184.952.236. Atas capaian tersebut, UEK-SP Fajar Kehidupan berhasil meraih peringkat pertama se-Kota Pekanbaru dengan SHU UEK sebesar Rp67.587.780 dan SHU simpan pinjam sebesar Rp117.364.456," paparnya.

Ditempat yang sama, Ketua UEK-SP Fajar Kehidupan Yusak mengatakan, UEK-SP Fajar Kehidupan berdiri sejak 2005 dengan bantuan awal dari Pemprov Riau sebesar Rp500 juta. Hingga 2025, dana tersebut telah berkembang menjadi Rp971,5 juta dan terus digulirkan kepada masyarakat.

"Selama tahun 2025, kami menyalurkan dana sebesar Rp2,3 miliar untuk berbagai sektor usaha, seperti pertanian, perdagangan, perkebunan, industri kecil, pinjaman konsumtif, serta kredit barang, dengan usaha perdagangan sebagai sektor dominan," jelasnya.

Jumlah pemanfaat aktif tercatat sebanyak 503 orang dengan saldo pinjaman mencapai Rp919,5 juta dan tingkat pengembalian sebesar 99,89 persen. SHU bersih UEK dan SP selama 2025 tercatat sebesar Rp184,95 juta, meningkat sekitar Rp44,51 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap UEK-SP Fajar Kehidupan juga dinilai sangat tinggi. Hal ini terlihat dari total simpanan anggota yang mencapai Rp2,35 miliar, terdiri atas simpanan anggota, simpanan wajib, dan simpanan sukarela.

Selain aspek ekonomi, UEK-SP Fajar Kehidupan juga menjalankan fungsi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu berupa 30 paket sembako yang dibagikan kepada seluruh rukun warga. 

Dari sisi pengelolaan, sejumlah inventaris penunjang operasional turut dilengkapi, mulai dari peralatan kantor hingga sarana keamanan. Meski demikian, pengelola masih menghadapi kendala berupa tunggakan pinjaman, baik UEK maupun SP. 

"Untuk mengatasinya, pengelola menerapkan langkah persuasif dan administratif, mulai dari surat peringatan hingga pengawasan langsung terhadap agunan pemanfaat yang menunggak. Tahun ini, UEK-SMP Fajar Kehidupan merencanakan sejumlah pengembangan, di antaranya peningkatan kredit barang, penguatan pinjaman konsumtif, serta pembukaan tabungan kurban dan umrah," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler