PEKANBARU (RA) – Warga Jalan Bunga Inem, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, menunjukkan aksi nyata kepedulian lingkungan pada Minggu (4/1/2026). Mereka secara kompak melaksanakan gotong royong untuk membersihkan tumpukan sampah ilegal yang telah lama meresahkan masyarakat sekitar.
Aksi bersih-bersih ini dipicu oleh keprihatinan warga terhadap kondisi lingkungan yang kian kotor dan tercemar. Sampah-sampah tersebut diketahui menumpuk akibat ulah segelintir oknum tidak bertanggung jawab yang membuang limbah rumah tangga sembarangan di lokasi tersebut, sehingga merusak estetika dan kesehatan lingkungan.
Kegiatan gotong royong ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat setempat, di antaranya Ketua RW 17 Ivan Syahlufti dan Ketua RT 01 Zaidan. Selain itu, tampak hadir pula Ketua LPS Zulfikar Sinambela, Ketua LPM Eko, serta didampingi oleh pihak keamanan yakni Bhabinkhatibmas Aiptu Hendri Zein dan Babinsa Arman.
Tidak hanya warga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekanbaru juga turun tangan langsung dalam aksi tersebut. Personel DLH dikerahkan berdasarkan instruksi langsung dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Reza Aulia Putra, guna memastikan proses pengangkutan sampah yang menumpuk dapat berjalan dengan cepat dan maksimal.
Ketua RW 17, Ivan Syahlufti, menjelaskan bahwa inisiatif ini murni muncul dari keinginan kolektif warga yang tidak ingin lingkungannya tercemar lebih jauh. Warga kemudian berinisiatif meminta bantuan kepada pihak DLH untuk memfasilitasi armada pengangkut sampah guna mengantisipasi tumpukan yang sudah terlalu banyak.
"Kami sangat bersyukur karena Pak Kadis DLH mengabulkan permintaan kami untuk memfasilitasi mobilisasi angkutan sampah ini. Inisiatif warga ini muncul karena kami ingin lingkungan kembali bersih dan sehat," ujar Ivan di sela-sela kegiatan gotong royong tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kadis DLH Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan bahwa pihaknya selalu siap sedia memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan. Bantuan yang diberikan meliputi fasilitas transportasi, personel lapangan, hingga penyediaan spanduk imbauan sebagai bentuk edukasi kepada publik.
Langkah responsif DLH ini juga disebut sejalan dengan arahan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Pemerintah kota terus mendorong sinergi antara dinas terkait dengan masyarakat agar permasalahan sampah di titik-titik ilegal dapat segera teratasi melalui kerja sama yang solid.
Sebagai penutup, Reza mengimbau agar seluruh masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga mengajak warga untuk saling mengawasi wilayah masing-masing agar terbebas dari pencemaran lingkungan demi kenyamanan hidup bersama di Kota Pekanbaru.
Usai pembersihan, petugas DLH dan warga melakukan langkah preventif dengan menanam 10 bibit pohon, yakni tabaman sepatu dea, kelengkeng dan lainnya di bekas lokasi tumpukan sampah. Langkah ini bertujuan agar lahan yang tadinya kumuh berubah menjadi area hijau, sehingga orang-orang tidak lagi tergiur untuk membuang sampah di lokasi tersebut.
Sebagai penutup, Reza mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem demi kenyamanan bersama.
"Jika kita senantiasa menjaga alam dengan disiplin mengelola sampah, maka alam pun akan memberikan timbal balik yang baik berupa lingkungan yang sehat dan asri," ucap Reza.