Bupati Siak Alfedri bersama Kepala BPPW Provinsi Riau Ichwanul Ihsan dan Kadis PU Tarukim Siak meletakkan batu pertama pembangunan IPA baja Indoor di Kampung Rawang Air, Kecamatan Siak.

Atas Usaha Dan Kerja Keras Bupati Siak Alfedri

Kini Negeri Istana di Bangun IPA Baja Indoor Kapasitas 20 Liter Perdetik Dari Kementerian PUPR

Selasa, 07 Juli 2020 - 23:44:22 WIB Di Baca : 595 Kali


Riauaktual.com - Bupati Siak Alfedri bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui perwakilan Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Riau Ichwanul Ihsan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Intalasi Pengelolaan Air (IPA) Baja Indoor Kapasitas 20 liter perdetik.

Kepala BPPW Riau Ichwanul Ihsan menyebutkan, pembangunan IPA Indoor yang bertempat di venue BMX, Kecamatan Siak, Kampung Rawang Air Putih tersebut merupakan permohonan Bupati Alfedri melalui Kepala Dinas PU Tarukim Irving Kahar.

"Permintaan pembangunan IPA Baja Indoor Kapasitas 20 liter per detik ini, baru kami realisasikan di Provinsi Riau untuk dua kabupaten, yakni Kabupaten Kampar dan Kabupaten Siak," terang Ichwanul Ihsan ke Riauaktual.com, Selasa (07/07/2020).

Ihsan mengatakan, alasan Kementerian PUPR memilih Kabupaten Siak, karena dari rencana induk pengembangan sistem penyediaan air minum (RISPAM) untuk siak sudah selesai, dan dinilai diatas pasing grade.

"Sedangkan untuk kabupaten lain masih menyesuaikan dan mengejar pasing grade," ucap Ihsan.

Selain pembangunan IPA Indoor tersebut, lanjut Ihsan, program sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) dari Kementerian PUPR juga akan dilaksanakan di areal belakang pasar Perawang, dan juga kedepannya akan dibangun fasilitas sanitasi di 9 pesantren yang ada di Kabupaten Siak.

"Mari sama-sama kita awasi pekerjaan ini agar sesuai dengan spek dan target yang telah disepakati, karena jika bangunan ini jadi sesuai dengan yang diharapkan, betapa cantiknya bangunan dan kegunaannya bagi masyarakat," pesan Ichwanul Ihsan.

Bupati Siak Alfedri saat dikonfirmasi mengatakan, pembangunan IPA Indoor dari Kementerian PUPR tersebut atas dukungan yang diberikan oleh Dinas PU Tarukim Siak untuk masyarakatnya.

Menurutnya, pembangunan sarana air bersih tersebut dengan kapasitas pengolahan air 20 liter per detik bisa menjangkau wilayah Kelurahan Kampung Rempak, Kampung Rawang Air Putih, dan Kampung Langkai.

"Pembangunan IPA baja indoor ini, merupakan satu-satunya di Kabupaten Siak, dan yang kedua di Provinsi Riau. Harapan saya sebagai Bupati Siak, semoga dengan adanya pembangunan sarana air bersih ini, akan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang ada di Kota Siak," tutur Alfedri. 

Alfedri menjelaskan, atas pembangunan IPA tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak telah menghibahkan lahan seluas 1,005 hektar. 

"Proyek pembangunan IPA Indoor ini menelan anggaran Rp 20,5 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN)," terangnya.

Selain pembangunan IPA Indoor tersebut, kata Alfedri, berupaya lain yang dilakukan oleh Dinas PU Tarukim Siak ke Kementerian PUPR melalui Balai PPW Riau terhadap program pembangunan infrastruktur dasar tahun 2020. 

Kata dia, yang pertama itu Pamsimas reguler untuk 8 kampung, yaitu kampung Kayu Ara, Kayu Ara Permai, Lalang, Sialang Sakti, Tasik Seminai, Kumbara Utama, Simpang Parak, dan Selat Guntung. 

"Kedua itu program Pamsimas HID untuk 11 Kampung yaitu Buantan Besar, Rawa Mekar Jaya, Teluk Batil, Jati Baru, Dayang Suri, Perincit, Rantau Panjang, Sialang Palas, Jati Mulya, Seminai dan Buantan Baru," terang Alfedri. 

Sementara Kadis PU Tarukim Siak Irving Kahar menjelaskan, pembangunan IPA Indoor ini diharapkan nantinya dapat mengalirkan air bersih hingga ke Rawang Air Putih khususnya ke Markas Kodim.

"Selain itu, IPA Indoor ini juga dapat menambah debit air yang ada di Kampung Suak Lanjut," kata Irving.

Dikatakan Irving, sebelum pembangunan IPA Indoor tersebut Pemkab Siak sudah memiliki rencana induk pengolahan air yang diajukan sejak tahun 2018.

"Kita sangat berterima kasih kepada kementerian PUPR karena memang program-program yang disampaikan ini merupakan hak dasar kebutuhan masyarakat. Dan ini juga tidak terlepas arahan bapak bupati Alfedri kepada kami Dinas PU Tarukim bagaimana untuk memenuhi target 100-0-100 program Presiden Jokowi, dan saat ini Kabupaten Siak sudah 75,6 persen, sementara target nasional tahun ini 72 persen dan kita sudah di atas rata-rata nasional.

"Mudah-mudahan 2024 akses air minum yang diharapkan pemerintah pusat bisa kita capai 100 persen," harapnya. 

Kemudian, yang menariknya Dinas PU-Tarukim Kabupaten Siak juga membuat suatu inovasi yakni Water Meter Prabayar dan satu-satunya di Provinsi Riau.

"Inovasi Water Meter Prabayar ini, memiliki keunggulan menggunakan token, atau menggunakan kartu pelanggan. Jadi nantinya masyarakat akan memakai air PAM sesuai dengan kebutuhan, tanpa adanya beban biaya," jelasnya. 

Untuk penggunaan air PAM prabayar ini, masyarakat minimal mengisi token Rp. 45.000, dan mendapatkan 10.000 kubik air.

"Untuk pengisian token bisa dilakukan di Bank atau di Alfamart, sama seperti mengisi token listrik. Jadi, dengan adanya inovasi Water Meter Prabayar ini, akan meningkatkan PAD Daerah," tutup Irving. (Baim)





Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com