Pencarian

Podcast Kelupas

Gubuk Diduga Tempat Konsumsi dan Transaksi Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru Dihancurkan

Rabu, 21 Oktober 2026 • 22:38:34 WIB
Gubuk Diduga Tempat Konsumsi dan Transaksi Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru Dihancurkan
Ditresnarkoba Polda Riau bersama tim gabungan datangi gubuk yang diduga menjadi tempat konsumsi dan transaksi narkotika di Jalan Pangeran Hidayat.

PEKANBARU (RA) - Ditresnarkoba Polda Riau bersama tim gabungan menghancurkan sebuah gubuk yang diduga menjadi tempat konsumsi dan transaksi narkotika di Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru, Rabu (21/10/2026). 

Dalam razia tersebut, petugas juga mengamankan dua pria yang positif menggunakan sabu.

Operasi dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Riau Kompol Bagus Faria dengan melibatkan BNNP Riau, TNI, Polresta Pekanbaru, dan Satpol PP.

Petugas menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika, termasuk Gang Assalam, Gang Abadi, dan Gang Ubudiyah. Di Gang Assalam, petugas menemukan gubuk yang dikenal warga setempat sebagai kereng. Bangunan tersebut kemudian dihancurkan.

Sementara di Gang Ubudiyah, petugas mengamankan dua pria yang diduga sedang mengonsumsi sabu di sebuah rumah. Hasil tes urine menunjukkan keduanya positif metamfetamina.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira melalui Kompol Bagus Faria mengatakan, razia dilakukan untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kawasan tersebut.

"Tim gabungan Polda Riau bersama TNI, BNN, dan Polresta Pekanbaru melaksanakan razia di tempat yang sudah dikenal sebagai sarang narkoba, yakni di seputaran Pangeran Hidayat," kata Bagus.

Dalam razia itu, polisi menyita plastik klip, alat isap sabu atau bong, senjata tajam, serta satu paket yang diduga merupakan sisa sabu bekas pakai.

Bagus mengatakan, pihaknya masih memeriksa kedua pria tersebut untuk mengetahui asal narkotika yang digunakan dan menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan peredaran narkoba.

"Setelah ini kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui dari mana mereka mendapatkan narkoba. Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Kedua pria itu selanjutnya akan diajukan kepada Tim Asesmen Terpadu untuk menentukan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan.

"Terhadap dua orang ini, setelah pemeriksaan akan kita ajukan ke Tim Asesmen Terpadu untuk dinilai apakah termasuk pengguna atau tidak," tutup Bagus.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks