PEKANBARU (RA) – Kabut asap terpantau semakin tebal menyelimuti Kota Pekanbaru pada Senin (19/10/2026) malam. Kondisi ini sejalan dengan kualitas udara yang kembali memburuk ke kategori sangat tidak sehat.
Berdasarkan data IQAir pada pukul 19.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Pekanbaru berada di angka 238. Sementara itu, konsentrasi polutan utama PM2.5 tercatat mencapai 162,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Angka tersebut menunjukkan tingginya konsentrasi partikel halus di udara yang dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan.
Pantauan di lapangan menunjukkan kabut asap semakin pekat pada malam hari. Kondisi ini menambah kekhawatiran masyarakat terhadap paparan polusi udara, terlebih jika aktivitas di luar ruangan dilakukan dalam waktu lama.
Data prakiraan per jam IQAir juga menunjukkan kualitas udara diperkirakan masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat dalam beberapa jam berikutnya, meskipun indeksnya diproyeksikan berangsur menurun.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama aktivitas fisik berat. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti respirator N95 atau KN95.