Pencarian

Podcast Kelupas

Hipmi Dorong Reformasi Pasar Modal untuk Pulihkan Kepercayaan Investor

Ahad, 18 Oktober 2026 • 05:50:00 WIB
Hipmi Dorong Reformasi Pasar Modal untuk Pulihkan Kepercayaan Investor
Ketua Umum BPP Hipmi Ade Jona Prasetyo.(Dok: Gerindra)

JAKARTA (RA) - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) mendorong pemerintah, regulator, dan pelaku usaha memperkuat sinergi untuk memulihkan kepercayaan investor serta menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Umum BPP Hipmi, Ade Jona Prasetyo, mengatakan tekanan pasar menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlu direspons melalui kebijakan yang tepat, perbaikan tata kelola, dan keberlanjutan investasi.

"Optimisme bukan berarti menutup mata terhadap tantangan. Justru kita harus menghadapi tantangan dengan kebijakan yang tepat, tata kelola yang semakin baik, dan keberanian untuk terus berinvestasi," kata Ade Jona dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul anjloknya IHSG pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Hipmi menilai kondisi ini menjadi momentum untuk memperkuat fundamental ekonomi melalui peningkatan transparansi pasar modal, kepastian regulasi, dan percepatan reformasi yang mendukung investasi.

Ade Jona menegaskan, Hipmi siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor riil dan memperluas lapangan kerja.

"Hipmi siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor riil dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan," ujarnya sebagaimana dikutip dari Beritasatu.com.

Ia juga mengimbau pengusaha muda tetap menjalankan inovasi dan ekspansi usaha dengan mempertimbangkan risiko serta kondisi masing-masing perusahaan.

Menurut Ade Jona, gejolak pasar harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan ketahanan dan daya saing ekonomi Indonesia. Pemerintah dan pelaku usaha perlu terus bekerja sama agar tekanan jangka pendek tidak menghambat investasi dan penciptaan lapangan kerja.

"Hari ini IHSG boleh merah, tetapi masa depan Indonesia tidak boleh kita lihat dengan pesimisme. Pasar bisa bergejolak, namun semangat pengusaha Indonesia harus tetap menyala," katanya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks