Pencarian

Podcast Kelupas

APBD Riau 2027 Harus Berpihak ke Rakyat, PKS Soroti Belanja Infrastruktur dan Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 15:55:00 WIB
APBD Riau 2027 Harus Berpihak ke Rakyat, PKS Soroti Belanja Infrastruktur dan Pendidikan
Anggota Fraksi PKS DPRD Riau Abdullah.

RIAU (RA) - Anggota Fraksi PKS DPRD Riau, Abdullah, meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyusun APBD Riau 2027 dengan mengutamakan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menilai, anggaran daerah harus diprioritaskan untuk sektor produktif, seperti belanja modal, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.

Menurut Abdullah, tekanan fiskal yang dialami daerah dalam beberapa tahun terakhir menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Karena itu, perencanaan anggaran harus dilakukan secara cermat agar keterbatasan keuangan tidak menghambat pemenuhan kebutuhan masyarakat.

"Sudah seharusnya TAPD mengarahkan struktur APBD Riau 2027 pada pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Permasalahannya, beberapa tahun terakhir kita mendapat tekanan fiskal akibat efisiensi anggaran," ujar Abdullah, Sabtu (17/10/2026).

Ia menegaskan, belanja daerah tidak cukup hanya terserap sesuai target, tetapi juga harus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

"Anggaran harus diarahkan ke sektor yang sudah saya sampaikan, seperti belanja modal, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi bisa dilihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Abdullah juga menyoroti penurunan APBD Riau 2026 akibat kebijakan efisiensi anggaran. Dari anggaran awal sebesar Rp11,2 triliun, APBD Riau disebut turun sekitar Rp3 triliun menjadi Rp8,2 triliun.

Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut pemerintah daerah lebih selektif dalam menentukan program prioritas agar pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

Ia turut mencontohkan pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru yang disebut mencapai 7,39 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau sebesar 4,9 persen.

Abdullah berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi kabupaten dan kota lainnya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada 2027.

"Harapan saya, pada 2027 daerah-daerah di Riau bisa mengikuti pertumbuhan ekonomi seperti Kota Pekanbaru atau bahkan lebih baik. Yang terpenting, APBD harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutupnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks