Pencarian

Podcast Kelupas

BMKG Prakirakan Hujan Deras Guyur Sejumlah Wilayah di Riau, Udara Masih Diselimuti Asap

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 07:28:35 WIB
BMKG Prakirakan Hujan Deras Guyur Sejumlah Wilayah di Riau, Udara Masih Diselimuti Asap
Hujan.

 PEKANBARU (RA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau pada Sabtu (17/10/2026). Namun, kondisi cuaca masih berpotensi disertai kekaburan udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, menyampaikan bahwa pada pagi hari hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Pelalawan.

"Memasuki siang hingga sore hari, hujan diprakirakan meluas ke Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, serta Kota Dumai," ujar Elisa.

Pada malam hari, hujan berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru.

Sementara itu, pada dini hari, hujan ringan diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. 

"Kondisi tersebut berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kota Dumai pada pagi, sore, serta malam hari," jelasnya.

Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–98 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga utara dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau dalam kategori rendah.

Di tengah potensi hujan tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai kondisi asap yang masih tebal di sejumlah wilayah Riau akibat karhutla.

"Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap bagi kesehatan, terutama gangguan pada sistem pernapasan. Kami juga mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks