Pencarian

Podcast Kelupas

Puan Maharani Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial dan Demokrasi Ekonomi di Sidang Umum IPU ke-153

Jumat, 09 Oktober 2026 • 02:52:00 WIB
Puan Maharani Tegaskan Pentingnya Keadilan Sosial dan Demokrasi Ekonomi di Sidang Umum IPU ke-153
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania, Kamis (8/10/2026). (Foto: Biro Pemberitaan DPR)

ARUSHA (RA) - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 yang berlangsung di Arusha International Conference Centre, Arusha, Tanzania, Kamis (8/10/2026).

Dalam forum parlemen dunia tersebut, Puan menyuarakan pentingnya tata kelola pemerintahan yang adil untuk mewujudkan demokrasi ekonomi dan keadilan sosial bagi masyarakat.

Mengusung tema ‘Meningkatkan Tata Kelola yang Baik dan Memberdayakan Masyarakat melalui Inklusivitas, Kepercayaan, dan Peluang bagi Semua’, Puan menegaskan dalam pidatonya bahwa keberhasilan suatu negara tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau kecanggihan lembaga, melainkan dari peningkatan kapasitas rakyat dalam menentukan masa depan mereka sendiri.

"Tata kelola pemerintahan yang adil adalah tata kelola yang mengubah demokrasi politik menjadi demokrasi ekonomi dan keadilan sosial. Demokrasi harus memberikan kemampuan nyata kepada rakyat untuk membantu membentuk arah kebijakan, mengamankan bagian yang adil dari kemajuan, dan mengubah kehidupan mereka," tegas Puan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (9/10/2026).

Lebih lanjut, Puan mengingatkan agar kekuatan ekonomi tidak terkonsentrasi pada segelintir pihak hingga mendominasi keputusan politik. Menurutnya, parlemen memegang posisi strategis sebagai jembatan antara kedaulatan rakyat dan kekuasaan negara untuk menjamin transparansi, perlindungan kedaulatan nasional, serta pemanfaatan sumber daya demi kesejahteraan umum.

*Misi Diplomasi dan Pemilihan Presiden IPU ke-32*

Selama rangkaian agenda di Tanzania, Puan didampingi oleh Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri, Anggota Komisi XII DPR RI Shanty Alda Nathalia, serta Duta Besar LBBP RI untuk Tanzania Tri Yogo Jatmiko.

Selain menyampaikan pandangan dalam general debate, kehadiran Puan juga berkaitan erat dengan agenda tiga tahunan pemilihan Presiden IPU ke-32 untuk masa jabatan 2026–2029. Pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (9/10/2026) ini bertujuan untuk memilih pengganti Presiden IPU ke-31, Tulia Ackson dari Tanzania.

Di sela-sela sidang, Puan menemui tiga calon Presiden IPU, yakni Sahiba Gafarova (Ketua Parlemen Azerbaijan), Milton Dick (Ketua DPR Australia), dan Rojo Edwards Silva (Senator Parlemen Chile). Puan juga menggelar pertemuan bilateral (bilateral meeting) dengan sejumlah pimpinan parlemen negara sahabat, di antaranya Thailand dan Georgia.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Irine Yusiana Roba Putri menyampaikan bahwa pidato dan jalinan diplomasi Ketua DPR RI mendapat apresiasi hangat dari berbagai delegasi negara anggota IPU. Pidato Puan dinilai inspiratif serta mencerminkan komitmen kuat terhadap demokrasi yang inklusif dan berkeadilan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks