PEKANBARU (RA) — Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih berada pada kondisi sangat tidak sehat, Rabu (7/10/2026) pagi. Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) bahkan sempat masuk kategori berbahaya pada dini hari.
Berdasarkan data pemantauan kualitas udara BMKG, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru pada pukul 03.00 WIB mencapai 263 µg/m³. Angka tersebut masuk dalam kategori berbahaya.
Kondisi tersebut terjadi setelah konsentrasi PM2.5 tercatat 235 µg/m³ pada pukul 00.00 WIB, kemudian 211 µg/m³ pada pukul 01.00 WIB dan meningkat menjadi 246 µg/m³ pada pukul 02.00 WIB.
Setelah mencapai puncaknya pada pukul 03.00 WIB, konsentrasi PM2.5 berangsur turun. Pada pukul 04.00 WIB tercatat sekitar 201 µg/m³, kemudian 230 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB dan 225 µg/m³ pada pukul 06.00 WIB.
Sementara pada pukul 07.00 WIB, konsentrasi PM2.5 berada di angka 172,8 µg/m³. Meski turun cukup signifikan, kondisi udara masih masuk kategori sangat tidak sehat.
Data BMKG tersebut menunjukkan kualitas udara Pekanbaru masih perlu diwaspadai, terutama karena konsentrasi PM2.5 berada pada level tinggi sejak tengah malam hingga pagi hari.
Warga, khususnya kelompok rentan, diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk serta menggunakan masker yang sesuai apabila harus beraktivitas di luar rumah.