Pencarian

Podcast Kelupas

Sebelum Temui Dirjen Perimbangan Keuangan, Afni Jenguk Arwin AS

Senin, 05 Oktober 2026 • 01:00:00 WIB
Sebelum Temui Dirjen Perimbangan Keuangan, Afni Jenguk Arwin AS
Foto: Bupati Siak Afni Zulkifli melihat kondisi Arwin AS bapak pembangunan Siak.

SIAK (RA) - Sebelum berangkat ke Jakarta untuk memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) migas Siak, Bupati Siak Afni Zulkifli menyempatkan diri menjenguk mantan Bupati Siak Arwin AS yang tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Pekanbaru, Ahad (4/10/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung penuh emosional. Afni menyebut Arwin AS yang dijuluki Bapak Pembangunan Siak memiliki hubungan dekat dengannya, meski tidak memiliki hubungan darah.

Di tengah kondisi kesehatannya, Arwin justru memberikan semangat kepada Afni yang akan menemui Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI untuk mempertanyakan proyeksi pemangkasan DBH migas Siak 2027.

"Berjuanglah, jangan menyerah. Berjuanglah, diiringi dengan doa. Berjuanglah, sebagaimana dulu aku berjuang agar jembatan bisa membentang di atas Sungai Siak," ungkap Arwin kepada Afni.

Pesan tersebut menjadi bekal bagi Afni sebelum berangkat ke Jakarta. Ia akan didampingi Ketua dan anggota DPRD Siak untuk mempertanyakan proyeksi DBH migas 2027 yang disebut berpotensi turun hingga 70 persen.

Afni mengatakan, pertemuan dengan Dirjen Perimbangan Keuangan dilakukan untuk meminta penjelasan mengenai dasar perhitungan DBH tersebut.

"Besok kami diterima Bapak Dirjen Perimbangan Keuangan untuk mempertanyakan proyeksi APBN 2027 yang menurunkan DBH Migas. Kami mau mempertanyakan apa dasar perhitungannya. Pusat harus transparan pada daerah," kata Afni.

Menurut Afni, DBH migas Siak yang sebelumnya pernah mencapai sekitar Rp600 miliar berdasarkan proyeksi 2027 berpotensi hanya tersisa sekitar Rp36 miliar.

Afni menilai kondisi tersebut perlu dibahas secara terbuka karena DBH merupakan salah satu sumber penting bagi pembangunan daerah.

Dalam pertemuan itu, Arwin juga mengenang perjalanan panjang Siak setelah berdiri sebagai kabupaten hasil pemekaran dari Bengkalis. Menurutnya, otonomi daerah telah membawa perubahan besar bagi Negeri Istana.

Sementara itu, Afni menegaskan perjuangan ke Jakarta akan dilakukan dengan tetap mengedepankan kesantunan dan budaya Melayu.

"Meski kami datang tak membawa tepak, sepuluh jari akan kami katupkan. Meski tak memakai tenun dan tanjak, rasa takzim akan kami dahulukan. Ber-tabayyun akan kami tuntunkan," ujarnya.

Afni juga meminta masyarakat Siak mendoakan kesembuhan Arwin AS serta berharap perjuangan rombongan Siak di Jakarta menghasilkan keputusan yang adil bagi masyarakat.

"Kami meminta kepada seluruh masyarakat Siak mendoakan kesembuhan Ayahanda Arwin AS agar sehat kembali. Dan perjuangan rombongan Siak di Jakarta besok membuahkan hasil yang adil bagi rakyat Siak," tutup Afni.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks