Pencarian

Podcast Kelupas

Garam Ampuh Usir Rayap di Rumah, Mitos atau Fakta?

Kamis, 01 Oktober 2026 • 06:26:50 WIB
Garam Ampuh Usir Rayap di Rumah, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi garam

RIAUAKTUAL (RA) - Garam merupakan salah satu bahan dapur yang hampir selalu tersedia di rumah. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, bahan sederhana ini juga kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan rumah tangga, termasuk mengatasi hama.

Salah satu yang sering menjadi perbincangan adalah penggunaan garam untuk mengusir rayap. Sebagian orang meyakini garam dapat membuat rayap pergi atau bahkan mati ketika terkena langsung.

Namun, benarkah garam efektif untuk mengatasi rayap di rumah?

Melansir Martha Stewart, garam memang memiliki kemampuan untuk memberikan efek terhadap sejumlah jenis hama. Akan tetapi, efektivitasnya tidak sama pada semua jenis hama dan sangat bergantung pada karakteristik serta cara penggunaannya. Garam juga tidak dapat dianggap sebagai solusi pengendalian hama secara menyeluruh.

Menurut Jim McHale, Presiden JP McHale Pest Management, garam dapat bertindak sebagai iritan atau pembunuh melalui kontak pada hama yang memiliki eksoskeleton lunak. Ketika hama tersebut bersentuhan langsung dengan garam, tubuhnya dapat mengalami kehilangan cairan atau dehidrasi.

McHale menyebut beberapa hama lebih rentan terhadap penggunaan garam. Selain siput dan bekicot, kelompok tersebut juga mencakup rayap pekerja dari jenis rayap bawah tanah (subterranean termites). Meski demikian, hal tersebut bukan berarti garam dapat digunakan sebagai metode utama untuk membasmi infestasi rayap di rumah.

Garam Bisa Membuat Rayap Terpapar Dehidrasi

Cara kerja garam terhadap hama tertentu berkaitan dengan kemampuannya menarik atau mengurangi kelembapan. Ketika hama yang rentan bersentuhan dengan garam, tubuhnya dapat mengalami dehidrasi. Kondisi tersebut dapat membuat hama mengalami stres hingga akhirnya mati.

Selain kontak langsung, garam juga dapat digunakan sebagai penghalang pada jalur yang biasa dilalui sejumlah hama. Menurut McHale, beberapa hama yang merayap dapat merasa terganggu oleh garam dan menghindari area yang diberi garam. Namun, penghalang semacam ini perlu diaplikasikan kembali secara berkala.

Untuk penggunaan di dalam rumah, McHale menyarankan campuran satu cangkir air dengan dua sendok makan garam laut atau garam dapur. Campuran tersebut dapat dimasukkan ke dalam botol semprot dan diaplikasikan pada titik-titik masuk hama. Garam dalam bentuk butiran juga dapat ditempatkan pada celah, retakan, atau jalur yang menjadi area infestasi.

Namun, penggunaan tersebut tetap perlu memperhatikan jenis hama yang menjadi sasaran. Tidak semua hama memiliki tingkat kerentanan yang sama terhadap garam.

Bukan Berarti Garam Bisa Membasmi Koloni Rayap

Meski garam disebut dapat memberikan efek terhadap rayap pekerja bawah tanah, penggunaan garam tidak serta-merta berarti masalah rayap di rumah telah teratasi.

Rayap merupakan serangga sosial yang hidup dalam koloni. Pada rayap bawah tanah, koloni dapat berukuran sangat besar dan memiliki akses ke struktur bangunan melalui tanah, celah fondasi, maupun jalur lainnya. Karena itu, keberadaan beberapa rayap yang terlihat di dalam rumah belum tentu menunjukkan keseluruhan masalah telah ditemukan.

University of Florida IFAS Extension menjelaskan bahwa rayap bawah tanah biasanya hidup di dalam tanah dan dapat membangun terowongan lumpur sebagai jalur menuju sumber makanan, termasuk bagian kayu pada bangunan. Koloni rayap bawah tanah juga dapat berjumlah mulai dari beberapa ribu hingga jutaan individu.

Kondisi tersebut membuat penanganan infestasi rayap tidak cukup hanya dengan membunuh rayap yang terlihat di permukaan. Jika sumber koloni dan jalur masuknya tidak ditangani, kerusakan pada bangunan dapat terus berlangsung.

Rayap diketahui dapat merusak berbagai bagian rumah yang mengandung selulosa, termasuk kayu struktural, kusen, lemari, furnitur, hingga sejumlah barang berbahan kertas.

Jadi, Mitos atau Fakta?

Lalu, apakah anggapan bahwa garam bisa mengusir rayap merupakan mitos atau fakta?

Jawabannya, garam memang dapat memberikan efek terhadap rayap tertentu, tetapi efektivitasnya terbatas dan tidak dapat disamakan dengan metode pengendalian rayap secara menyeluruh.

Menurut keterangan yang dikutip Martha Stewart, rayap pekerja bawah tanah termasuk hama yang lebih rentan terhadap garam. Namun, sumber yang sama juga menekankan bahwa garam bukan solusi pengendalian hama yang lengkap dan penggunaannya lebih tepat dipandang sebagai langkah sementara dalam kondisi tertentu.

Dengan demikian, menggunakan garam mungkin dapat memberikan efek pada rayap yang bersentuhan langsung dengan bahan tersebut. Akan tetapi, jika di rumah sudah ditemukan tanda-tanda infestasi seperti rayap dalam jumlah banyak, jalur lumpur, atau kerusakan kayu, mengandalkan garam saja berisiko tidak menyelesaikan sumber masalah.

Pemilik rumah juga perlu berhati-hati dalam menggunakan garam secara berlebihan, terutama di area luar rumah. Penggunaan garam yang tidak tepat dapat berdampak pada tanah dan tanaman di sekitarnya.

Karena itu, garam dapat dipahami sebagai salah satu bahan rumah tangga yang berpotensi memberikan efek terhadap hama tertentu, termasuk rayap pekerja bawah tanah, tetapi bukan berarti garam merupakan cara utama untuk membasmi infestasi rayap.

Jika tanda-tanda keberadaan rayap sudah terlihat dan kerusakan mulai terjadi pada bagian rumah, pemeriksaan untuk mengetahui jenis rayap, lokasi koloni, serta jalur masuknya menjadi langkah yang lebih penting sebelum menentukan metode pengendalian.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks