Syukuri Satu Poin di Bekasi, Akhyar Ilyas Apresiasi Pemain PSPS Pekanbaru

Ahad, 01 November 2026 | 07:51:28 WIB
Kepala Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas (tengah).

PEKANBARU (RA) – Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya meski gagal membawa pulang kemenangan saat menghadapi Adhyaksa FC Bekasi. Hasil imbang 1-1 dinilai tetap patut disyukuri setelah para pemain menunjukkan perjuangan sepanjang pertandingan.

Dalam laga pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (31/10/2026), PSPS lebih dahulu tertinggal sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Adhyaksa FC membuka keunggulan melalui tendangan penalti Tatsuhide Shimizu pada menit ke-45+9. PSPS kemudian bangkit dan mencetak gol balasan lewat sundulan Antonio Gamaroni pada menit ke-65.

Kesempatan untuk membalikkan keadaan sebenarnya terbuka bagi PSPS pada penghujung pertandingan. Tim berjuluk Askar Bertuah itu mendapat hadiah penalti, tetapi eksekusi Gamaroni berhasil digagalkan kiper Adhyaksa, Dimas Fani Firmansyah.

Akhyar mengakui pertandingan berlangsung cukup menarik karena kedua tim sama-sama bermain menyerang. Ia juga menilai para pemain telah memperlihatkan semangat dan tekad besar untuk mendapatkan kemenangan.

"Syukur Alhamdulillah atas pertandingan hari ini. Kami bisa membawa pulang satu poin. Pertandingan cukup menarik, kedua tim saling menyerang. Kami sempat kebobolan lebih dahulu, tetapi bisa menyamakan kedudukan," ujar Akhyar seusai pertandingan.

Menurutnya, kegagalan menuntaskan penalti pada menit-menit akhir memang menjadi peluang yang terlewatkan. Namun, hal tersebut tidak mengurangi penilaiannya terhadap kerja keras seluruh pemain.

"Di akhir pertandingan kami mendapatkan penalti, tetapi gagal. Kendati demikian, kami tetap bersyukur. Saya mengapresiasi kinerja pemain yang luar biasa. Keinginan mereka untuk menang sangat besar, tetapi hari ini kami hanya mendapatkan satu poin. Alhamdulillah," tambahnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan pemain PSPS, Ilham Fathoni. Ia menilai seluruh pemain sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan, termasuk ketika harus mengejar ketertinggalan pada babak pertama.

Ilham menyebut mentalitas rekan-rekannya tetap terjaga meski PSPS sempat berada dalam posisi tertinggal. Hal itu terlihat dari peningkatan permainan tim setelah memasuki babak kedua.

"Apresiasi untuk perjuangan semua pemain yang sudah berjuang selama 90 menit. Memang di awal kami sempat kebobolan 1-0, tetapi teman-teman memiliki mental untuk menang," ungkap Ilham.

Ia juga mengakui PSPS sebenarnya memiliki peluang besar untuk membawa pulang tiga poin. Namun, kegagalan penalti membuat tim harus menerima hasil imbang.

"Alhamdulillah, pada babak kedua kami bisa mendominasi permainan. Namun, kami hanya mendapatkan satu poin. Untuk penalti yang dilakukan Antonio Gamaroni, mungkin kami memang masih membutuhkan keberuntungan untuk bisa menang," tutupnya.

Hasil tersebut membuat PSPS harus puas berbagi angka dengan Adhyaksa FC. Meski demikian, tambahan satu poin tetap menjaga posisi Askar Bertuah di puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027 dengan koleksi 19 poin dari delapan pertandingan.

Tags

Terkini

Terpopuler