PEKANBARU (RA) – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau dalam beberapa hari terakhir, sepertinya tidak menghilangkan kabut asap yang menyelimuti Riau. Kabut asap masih tampak menyelimuti Riau, terutama Kota Pekanbaru, yang terlihat masih cukup pekat.
Kualitas udara di Kota Pekanbaru, juga masih berada pada kategori tidak sehat, Senin (12/10/2026). Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di Pekanbaru mencapai 164 pada pukul 11.00 WIB.
Dalam data tersebut, polutan utama yang terdeteksi adalah partikel halus PM2.5 dengan konsentrasi 73,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Angka tersebut menunjukkan kualitas udara di Pekanbaru masih perlu diwaspadai, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
IQAir juga mencatat kondisi cuaca di Pekanbaru saat pengukuran berada pada suhu 31 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 7 kilometer per jam dan kelembapan udara 62 persen.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, khususnya jika mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata. Penggunaan masker yang sesuai untuk menyaring partikel halus serta menutup jendela saat udara luar memburuk dapat menjadi langkah perlindungan tambahan.
Data tersebut merupakan pantauan IQAir pada pukul 11.00 WIB. Kondisi kualitas udara dapat berubah mengikuti cuaca, arah angin, dan konsentrasi polutan di wilayah Pekanbaru.