PEKANBARU (RA) – Kabut asap masih berpotensi menyelimuti wilayah Riau pada Sabtu (10/10/2026). Meski hujan diprakirakan turun di hampir sebagian besar wilayah pada siang hingga sore hari, masyarakat diminta tetap waspada terhadap dampak asap bagi kesehatan.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R Adelia, menyampaikan potensi kekaburan udara akibat asap masih terjadi sepanjang hari, mulai pagi hingga dini hari.
“Pada pagi hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah daerah, termasuk Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, dan Kota Pekanbaru,” ujar Bella.
Memasuki siang hingga sore, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di hampir sebagian besar wilayah Riau. Sementara pada malam hari, hujan ringan diprakirakan turun di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, dan Bengkalis.
Adapun pada dini hari, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Siak pada pagi, siang, serta sore hari.
Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 55–99 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Di sisi lain, pantauan titik panas atau hotspot BMKG pada Jumat (9/10) pukul 23.00 WIB mencatat 2.895 titik panas di wilayah Sumatera.
Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 2.251 titik. Disusul Jambi dengan 455 titik, Lampung 97 titik, serta Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 60 titik.
Sementara itu, Riau terpantau memiliki 14 titik panas yang tersebar di delapan kabupaten dan kota. Rinciannya, Bengkalis satu titik, Dumai dua titik, Kuantan Singingi satu titik, Pelalawan satu titik, Rokan Hilir satu titik, Siak dua titik, Indragiri Hilir dua titik, dan Indragiri Hulu empat titik.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap, terutama bagi kesehatan sistem pernapasan. Warga juga disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat.