Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Capella Honda Bagikan Tips Aman Naik Motor

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:59:00 WIB
Capella Honda Bagikan Tips Aman Naik Motor saat Kabut Asap.

PEKANBARU (RA) - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara sepeda motor. Jarak pandang yang terbatas membuat pengendara lebih sulit melihat kondisi jalan maupun mengantisipasi keberadaan kendaraan lain.

Untuk membantu masyarakat berkendara dengan lebih aman, PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Riau membagikan panduan berkendara saat kabut asap melalui Arif Rahman H, instruktur safety riding tersertifikasi.

Arif mengingatkan, kesiapan fisik, kelengkapan berkendara, kondisi kendaraan, serta kemampuan mengantisipasi bahaya menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memulai perjalanan.

1. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Tepat

Perlengkapan berkendara atau riding gear tidak hanya berfungsi melindungi tubuh, tetapi juga membantu pengendara lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya.

Pengendara disarankan menggunakan helm dengan visor bening yang bersih agar pandangan tidak semakin terganggu. Sebaliknya, visor gelap sebaiknya dihindari ketika kondisi cahaya dan jarak pandang sudah terbatas.

Penggunaan jaket dengan aksen reflektif juga dapat membantu pengendara lebih mudah terlihat. Sarung tangan turut diperlukan untuk menunjang kenyamanan dan perlindungan selama berkendara.

Selain itu, masker yang sesuai, seperti N95 atau KN95, dapat membantu mengurangi paparan partikel halus dari kabut asap. Jika asap sangat pekat, pengendara sebaiknya menunda perjalanan atau mencari tempat aman untuk berhenti, terutama apabila mulai mengalami mata perih, pusing, sesak napas, atau kesulitan berkonsentrasi.

2. Perhatikan Pencahayaan dan Kondisi Kendaraan

Penggunaan lampu kendaraan perlu diperhatikan saat melintasi jalan yang diselimuti kabut asap. Pengendara disarankan menggunakan lampu dekat agar tetap dapat melihat kondisi jalan tanpa menimbulkan pantulan cahaya berlebihan yang berpotensi mengganggu pandangan.

Selain pencahayaan, teknik pengereman juga harus dilakukan secara hati-hati. Debu, abu, atau permukaan jalan yang licin dapat mengurangi daya cengkeram ban. Karena itu, pengendara perlu mengurangi kecepatan dan melakukan pengereman secara halus serta bertahap untuk meminimalkan risiko roda terkunci atau tergelincir.

Pengendara juga perlu memastikan lampu sein berfungsi dengan baik dan menggunakannya saat hendak berbelok atau berpindah jalur. Hindari penggunaan lampu hazard ketika kendaraan sedang bergerak karena dapat membingungkan pengguna jalan lainnya.

3. Antisipasi Bahaya dan Jaga Jarak Aman

Saat jarak pandang terbatas, pengendara perlu menerapkan gaya berkendara defensif dengan mengutamakan kewaspadaan dan menghindari manuver mendadak.

Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Salah satu panduan yang dapat digunakan adalah jarak waktu minimal tiga detik, dengan menambah jarak apabila kondisi jalan dan jarak pandang semakin buruk.

Pengendara juga perlu memperhatikan marka jalan sebagai panduan posisi kendaraan. Namun, jangan hanya mengandalkan garis marka apabila kondisinya sulit terlihat. Tetap kurangi kecepatan dan pastikan posisi kendaraan berada di jalur yang benar.

Klakson dapat digunakan seperlunya untuk memberi isyarat keberadaan kendaraan, terutama ketika mendekati persimpangan atau tikungan dengan pandangan terbatas. Meski demikian, klakson bukan pengganti kewajiban untuk memperlambat kendaraan dan memastikan kondisi sekitar aman.

Apabila kabut asap terlalu tebal hingga pengendara kesulitan melihat jalan dengan jelas, pilihan paling aman adalah menepi di lokasi yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Perjalanan dapat dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan.

Melalui edukasi ini, Capella Honda berharap pengendara sepeda motor semakin waspada dan disiplin dalam menerapkan prinsip #Cari_Aman, terutama ketika menghadapi kondisi cuaca dan kualitas udara yang buruk.

“Mari bersama-sama wujudkan lalu lintas yang aman dan tertib dengan selalu menerapkan semangat #Cari_Aman di setiap perjalanan,” tutup Arif.

Tags

Terkini

Terpopuler