PEKANBARU (RA) - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Rabu (7/10/2026) siang. Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 terpantau mencapai 251,4 µg/m³, sehingga kualitas udara masuk level Berbahaya.
Berdasarkan pemantauan IQAir, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru sejak pukul 11.00 WIB berada di angka 251,4 µg/m³.
Tingginya konsentrasi PM2.5 tersebut menunjukkan kondisi udara Pekanbaru masih dipengaruhi kabut asap. Kondisi ini juga perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama kelompok rentan.
Kualitas udara yang memburuk terjadi setelah pada Selasa (6/10/2026) pagi konsentrasi PM2.5 Pekanbaru berdasarkan pemantauan BMKG sempat mencapai 298,7 µg/m³ pada pukul 06.00 WIB dan masuk kategori Berbahaya.
Kondisi udara yang tidak sehat hingga berbahaya ini juga sebelumnya berdampak pada aktivitas pendidikan. Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP negeri dan swasta pada 6–7 Oktober 2026.
Pemantauan kualitas udara terus dilakukan untuk melihat perkembangan konsentrasi partikulat di Pekanbaru, termasuk apakah kondisi udara akan membaik atau kembali memburuk dalam beberapa jam ke depan.