PEKANBARU – Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Senin (5/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan, hujan akan mengguyur sebagian besar wilayah Riau.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan kondisi udara pada pagi hari diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar.
Memasuki siang hingga sore, kekaburan udara akibat asap berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Riau. Pada periode yang sama, hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Kampar, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis dan Dumai.
"Kekaburan udara akibat asap (smoke) berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari," ujarnya.
Potensi hujan kemudian meluas pada sore hingga malam. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi hampir di seluruh wilayah Riau, meski kondisi udara masih berpotensi kabur akibat asap.
Pada dini hari, udara diprakirakan masih kabur dan berawan. Hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Siak dan Kota Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kuantan Singingi, Kampar dan Dumai pada sore serta malam hingga dini hari.
Suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 23-33 derajat Celsius dengan kelembapan 50-100 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5-1,25 meter atau masih dalam kategori rendah.
Di tengah potensi kabut asap tersebut, BMKG juga mencatat tujuh titik panas atau hotspot di Provinsi Riau berdasarkan pembaruan pukul 23.00 WIB.
Hotspot tersebut tersebar di Kuantan Singingi satu titik, Pelalawan satu titik, Kampar satu titik, Indragiri Hilir tiga titik dan Indragiri Hulu satu titik.
Secara keseluruhan, Sumatera terdeteksi 2.804 hotspot. Jumlah terbanyak berada di Sumatera Selatan sebanyak 2.196 titik, disusul Bangka Belitung 296 titik, Lampung 185 titik dan Jambi 114 titik.
BMKG Pekanbaru mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan kondisi cuaca, terutama potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kualitas udara di tengah potensi kekaburan akibat asap.