JAKARTA (RA) - Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menyatakan siap memperkuat sinergi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir.
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Ma’azat mengatakan kolaborasi pemerintah dan parlemen penting untuk memperkuat diplomasi Indonesia yang berlandaskan politik luar negeri bebas aktif serta berorientasi pada kepentingan nasional.
"BKSAP DPR RI siap berkolaborasi dan mendukung agenda Menteri Luar Negeri dalam memperkuat diplomasi bebas aktif demi kemajuan dan kedaulatan bangsa," ujar Syahrul dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Menurut politikus Fraksi PKS dari daerah pemilihan Riau tersebut, diplomasi pemerintah dan diplomasi parlemen harus saling melengkapi dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia di forum internasional, termasuk membela hak-hak rakyat Palestina.
Syahrul menilai pergantian kepemimpinan di Kemlu menjadi momentum untuk memperkuat penerapan politik luar negeri bebas aktif. Indonesia, katanya, harus mengambil peran aktif dalam menghadapi dinamika geopolitik global.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Arrmanatha atas amanah barunya sebagai Menteri Luar Negeri.
"Selamat kepada Bapak Arrmanatha Christiawan Nasir atas amanah baru sebagai Menteri Luar Negeri. Kita berharap diplomasi Indonesia ke depan semakin kuat, sehat, adaptif, dan mampu menjaga kepentingan serta kedaulatan bangsa di tengah dinamika geopolitik global," katanya.
BKSAP DPR RI menyebut sejumlah agenda yang perlu dikawal bersama, di antaranya penegakan kedaulatan dan politik luar negeri bebas aktif, perlindungan WNI, kerja sama ekonomi serta dukungan kemanusiaan internasional.
"Dengan sinergi yang makin kokoh antara BKSAP DPR RI dan Kemlu RI, posisi tawar serta postur diplomasi Indonesia di ranah internasional diharapkan semakin disegani dan berdaya guna bagi kepentingan seluruh rakyat Indonesia," ujar Syahrul.