Pemko Pekanbaru Prioritaskan Jalan Dharma Bakti, Disiapkan Jadi Akses Alternatif Saat Flyover Dibangun

Selasa, 29 September 2026 | 22:37:00 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar meninjau Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Tuah Madani.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai memetakan ruas jalan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya memperkuat infrastruktur dan menyediakan jalur alternatif bagi masyarakat. Salah satunya ruas Jalan Dharma Bakti di Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani.

Ruas jalan tersebut dinilai memiliki peran strategis karena menjadi salah satu akses alternatif menuju Jalan HR Soebrantas, Buluh Cina hingga Jalan Garuda Sakti.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, H Markarius Anwar, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan alternatif menjadi salah satu perhatian Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama dirinya.

Hal itu disampaikan Markarius saat meninjau langsung ruas Jalan Dharma Bakti RT 01/RW 07, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Selasa (29/9/2026) sore.

Dalam peninjauan tersebut, masyarakat menyampaikan harapan agar Jalan Dharma Bakti dapat segera diaspal oleh pemerintah kota. Selain menjadi akses warga, jalan tersebut juga dinilai penting sebagai jalur alternatif ketika terjadi kepadatan lalu lintas di kawasan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Garuda Sakti.

"Memang arahan Pak Wali itu kita prioritaskan jalan-jalan alternatif yang memang banyak digunakan oleh masyarakat. Namun bertahap. Mudah-mudahan insyaallah ini kita tuntaskan ya," ucap Markarius.

Menurutnya, Jalan Dharma Bakti memang menjadi salah satu ruas yang perlu diprioritaskan untuk dibangun. Keberadaan jalan tersebut akan semakin penting ketika terjadi kemacetan di persimpangan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Garuda Sakti.

Terlebih, kawasan tersebut juga memiliki rencana pembangunan flyover yang berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.

"Apalagi pengerjaan (flyover) tentu akan macet. Jadi jalan ini memang harus segera kita bangun, sebagai alternatif," ujarnya.

Markarius juga menegaskan, apabila nantinya Jalan Dharma Bakti telah dibangun atau diaspal oleh Pemko Pekanbaru, akses tersebut harus dapat digunakan secara terbuka oleh seluruh masyarakat.

Ia meminta masyarakat tidak memasang portal yang dapat membatasi akses kendaraan melintas di jalan tersebut.

"Tentu permintaan kita kepada masyarakat, kalau sudah dibangun jangan pakai portal-portal pulak ya. Nanti tidak bisa orang lewat. Artinya harus bisa dimanfaatkan oleh semua masyarakat. Ya mudah-mudahan ini bisa kita bangun," terangnya.

Selain pembangunan jalan, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan pembangunan drainase di kawasan tersebut. Persoalan drainase menjadi perhatian karena permukiman warga kerap mengalami banjir ketika hujan turun.

Dengan demikian, perbaikan infrastruktur di Jalan Dharma Bakti diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas akses jalan, tetapi juga mendukung penanganan persoalan lingkungan di kawasan permukiman warga.

Dalam peninjauan tersebut, Markarius didampingi Camat Tuah Madani Farid Irwan Maulana, kader Posyandu dan Dasawisma. Turut hadir Ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat setempat.

Terkini

Terpopuler