PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas sejumlah isu terkini di Kota Pekanbaru, Senin (28/9/2026).
Rapat yang digelar di Kantor Kejari Pekanbaru ini, salah satunya membahas upaya menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban kota.
Rapat bulanan itu juga menjadi forum koordinasi, dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan pemerintahan berjalan sesuai aturan.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, Pemko Pekanbaru mendapat dukungan dari seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga kondisi kota sekaligus mempercepat pembangunan.
"Rapat setiap bulannya tentu membahas terkait layanan maupun isu-isu terkini di Kota Pekanbaru. Poinnya adalah ketenteraman dan ketertiban di Kota Pekanbaru serta menjalankan pemerintahan sesuai dengan aturannya," kata Agung.
Dalam rapat tersebut, sejumlah persoalan perkotaan turut menjadi perhatian. Salah satunya terkait kondisi cuaca dan kesiapsiagaan menghadapi perubahan musim.
Agung menyebut Pemko Pekanbaru sebelumnya telah melewati masa kemarau yang cukup panjang. Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pemerintah mendapat dukungan dari TNI dan Polri, termasuk dalam upaya edukasi kepada masyarakat dan pemadaman api.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kerja sama dan support dari TNI-Polri yang turun tiada henti untuk bagaimana mengedukasi dan memadamkan api, khususnya yang ada di Kota Pekanbaru," ujarnya.
Kini, Pemko Pekanbaru mulai mempersiapkan langkah menghadapi potensi La Nina yang dapat memicu curah hujan lebih panjang. Sejumlah risiko yang berkaitan dengan kondisi tersebut mulai dipetakan.
"Jadi sekarang kita akan menghadapi namanya La Nina, musim curah hujan yang cukup panjang. Tentu kita sudah mulai memetakan banjir, termasuk juga DBD, termasuk juga pohon tumbang," jelas Agung.
Menurutnya, kesiapsiagaan tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor agar berbagai potensi gangguan terhadap aktivitas masyarakat dapat diantisipasi sejak awal.
Selain isu cuaca, rapat juga membahas persoalan pasar, termasuk kondisi Pasar Simpang Baru dan kawasan pasar di 133 ruko.
Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk unsur PLN. Kehadiran lintas sektor itu menjadi bagian dari koordinasi Pemko Pekanbaru dalam membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan kondisi perkotaan.
Rapat kali ini juga menjadi pertemuan perdana Pemko Pekanbaru bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru yang baru.
"Dan hari ini rapat perdana kita bersama Kejari yang baru," pungkasnya.