PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terus menggesa pembangunan drainase sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi banjir di sejumlah wilayah rawan.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, pembangunan drainase kini tengah berlangsung di enam ruas jalan.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, progres pembangunan drainase di enam ruas tersebut saat ini telah mencapai sekitar 40 persen.
"Sudah sekitar 40 persen pekerjaannya dari enam ruas jalan yang sedang dikerjakan. Kontraknya sampai Desember tahun ini," kata Edward, Kamis (24/9/2026).
Ia mengatakan, pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan kontrak. Untuk itu, pengerjaan di lapangan terus digesa agar berjalan sesuai perencanaan.
Adapun pembangunan drainase tersebut tersebar di Jalan Darma Bakti, Jalan Paus, Jalan Suka Karya, Jalan Srikandi, Jalan Teratai, dan Jalan Embun Pagi.
Selain membangun drainase baru, Dinas PUPR Pekanbaru juga terus melakukan normalisasi terhadap saluran drainase yang mengalami pendangkalan.
"Pembersihan drainase terus gencar kami laksanakan demi mencegah dan menanggulangi banjir yang kerap terjadi di kawasan rawan ketika curah hujan tinggi," ucapnya.
Normalisasi dilakukan karena sedimentasi yang terus menumpuk secara perlahan dapat menutup aliran air pada saluran drainase. Kondisi tersebut berpotensi menghambat aliran air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Dalam pelaksanaannya, normalisasi drainase dilakukan oleh tim pasukan kuning. Pekerjaan juga didukung alat berat excavator untuk menangani saluran yang membutuhkan penanganan lebih besar.
Ia menambahkan, upaya pembangunan dan normalisasi drainase ini menjadi bagian dari langkah Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan fungsi sistem drainase, sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir di kawasan yang rawan terdampak saat curah hujan tinggi.