50 Ribu Masker Dibagikan, Diskes Pekanbaru Gencarkan Promosi Kesehatan Ditengah Bencana Asap

Senin, 21 September 2026 | 13:59:00 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendrianto

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota Pekanbaru, melalui Dinas Kesehatan (Diskes) terus memperkuat upaya pencegahan gangguan kesehatan masyarakat akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Langkah ini dilakukan, menyusul kualitas udara di Kota Pekanbaru yang masih belum membaik akibat paparan kabut asap Karhutla.

Tak hanya mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, Diskes Pekanbaru juga memasifkan pembagian masker gratis di sejumlah lokasi keramaian.

Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan tim Promosi Kesehatan (Promkes) rutin turun ke tengah masyarakat setiap hari. Mereka memberikan sosialisasi sekaligus edukasi mengenai langkah antisipasi gangguan kesehatan akibat kabut asap.

"Tim prokes kita juga memberikan masker gratis kepada masyarakat. Sudah lebih 50.000 masker yang kita berikan. Mereka turun ke 4 atau 5 titik tempat keramaian. Mengkampanyekan antisipasi dampak asap ini," kata Hazli Fendriyanto, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan menjadi penting, terutama karena kabut asap kiriman kembali menyelimuti Kota Pekanbaru.

Hazli juga mengingatkan masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama kualitas udara belum membaik. Masyarakat diminta memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi sayur dan vitamin, serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

"Setiap hari kita turun ke titik keramaian, rumah ibadah. Kita mengharapkan juga kesadaran masyarakat untuk antisipasi dampak asap ini," ucapnya.

Selain upaya pencegahan, Diskes Pekanbaru juga memperpanjang jam operasional Puskesmas sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Puskesmas tetap beroperasi pada hari libur, termasuk Sabtu dan Minggu. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang optimal di tengah kondisi kabut asap.

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang optimal," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler