DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan

Sabtu, 19 September 2026 | 21:47:16 WIB
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, memimpin penertiban TPS liar di Jalan Soekarno-Hatta.

PEKANBARU (RA) - Keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemko Pekanbaru. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus memperketat pengawasan, terutama di kawasan perbatasan kota yang menjadi titik rawan pembuangan sampah sembarangan.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan, TPS ilegal yang ditemukan petugas rata-rata berada di kawasan perbatasan Pekanbaru dengan daerah sekitarnya, khususnya Kabupaten Kampar. TPS ilegal ini masih menjadi pekerjaan rumah. 

"TPS-TPS ilegal yang banyak kami temukan rata-rata berada di perbatasan, terutama yang berbatasan dengan Kampar," kata Reza, Sabtu (19/9/2026).

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian DLHK berada di sekitar TPS Coca-Cola, dekat kawasan industri Eco Green. Kawasan tersebut menjadi salah satu titik yang terus mendapat pengawasan untuk mencegah munculnya kembali tumpukan sampah ilegal.

DLHK tidak hanya mengandalkan pengawasan dari petugas. Pihaknya juga melibatkan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang berada di tingkat kelurahan untuk membantu memantau kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.

"Kami selalu berupaya melakukan pengawasan. Pengawasan ini juga dibantu LPS-LPS yang ada di kelurahan. Harapan kami, jangan sampai ada lagi TPS ilegal," harap Reza.

Pemasangan spanduk larangan membuang sampah sembarangan juga dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi titik rawan. Namun, keberadaan spanduk saja dinilai belum cukup untuk menyelesaikan persoalan.

"Kalau pemasangan spanduk, pasti kami lakukan. Namun, penanganannya tidak bisa serta-merta hanya dengan memasang spanduk. Harus dilakukan pengawasan secara berkala dan berkelanjutan," jelas Reza.

Pengawasan terhadap warga yang masih membuang sampah sembarangan pun dilakukan secara rutin. DLHK memantau sejumlah lokasi setiap hari, terutama kawasan yang berada di sepanjang perbatasan Kota Pekanbaru.

"Rutin, setiap hari kami lakukan," tegas Reza.

Ia mengajak warga ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya menjaga kebersihan kota tidak dapat hanya dibebankan kepada pemko, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh warga.

"Harapan kami, warga Pekanbaru ikut menjaga lingkungannya masing-masing. Jangan sampai lingkungan kita dikotori," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler