Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Masih di Level Tidak Sehat Sabtu Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 07:56:21 WIB
Kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru.

PEKANBARU (RA) – Kabut asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026) pagi. Kondisi tersebut membuat kualitas udara ibu kota Provinsi Riau berada pada kategori tidak sehat.

Berdasarkan pantauan IQAir pada pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara atau AQI Pekanbaru mencapai 186 atau masuk kategori tidak sehat. Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 105,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³). 

Angka tersebut menunjukkan konsentrasi partikulat halus masih cukup tinggi di udara Pekanbaru. Kondisi ini juga terlihat dari udara yang masih kabur akibat paparan asap.

Kabut asap tersebut terjadi di tengah masih tingginya jumlah titik panas di Provinsi Riau. Data BMKG Pekanbaru mencatat terdapat 346 hotspot di Riau berdasarkan pembaruan hingga pukul 23.00 WIB.

Hotspot paling banyak terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir dengan 111 titik, kemudian Indragiri Hulu 97 titik dan Bengkalis 46 titik. Siak tercatat 31 titik, Kepulauan Meranti 27 titik, Pelalawan 26 titik, Dumai 3 titik, Kampar 2 titik, Pekanbaru 2 titik, serta Kuantan Singingi 1 titik.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Deby C., menyebut kondisi cuaca Riau pada Sabtu masih didominasi udara kabur hingga berawan.

Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan turun di sebagian wilayah Rokan Hilir dan Kota Dumai. Sementara untuk siang hingga sore, malam, hingga dini hari, kondisi udara diprakirakan masih kabur hingga berawan.

Kondisi ini membuat kualitas udara Pekanbaru masih perlu diwaspadai, terlebih kabut asap dapat berubah mengikuti kondisi angin dan perkembangan kebakaran hutan dan lahan.

Sebelumnya, BMKG juga mendeteksi kualitas udara Pekanbaru sempat memburuk akibat kabut asap. Pada Jumat (4/9), konsentrasi PM2.5 bahkan sempat mendekati 150 µg/m³ pada dini hari sebelum kembali berfluktuasi. 

Dengan kondisi AQI 186 dan PM2.5 mencapai 105,7 µg/m³ pada Sabtu pagi, masyarakat Pekanbaru terutama kelompok rentan disarankan lebih waspada terhadap paparan asap dan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.

Tags

Terkini

Terpopuler