Digelar di 15 Kecamatan, Pemko Pekanbaru Ajak Warga Salat Istisqa Serentak Besok

Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:16:57 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan jajaran saat melaksanakan salat Idul Fitri bersama warga beberapa waktu lalu

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengajak seluruh umat Islam melaksanakan Salat Istisqa secara serentak di setiap kecamatan, Rabu (26/8/2026). 

Salat untuk memohon turunnya hujan tersebut digelar menyikapi kondisi kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta penurunan kualitas udara yang terjadi di Kota Pekanbaru dan wilayah sekitarnya.

Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor SS.100/Setda-Tapem/XX/2026 tentang Pelaksanaan Salat Istisqa Serentak se-Kota Pekanbaru yang ditandatangani Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Dalam surat edaran itu, Salat Istisqa dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB. Pelaksanaannya dipusatkan di satu lokasi pada masing-masing kecamatan.

Camat diminta menetapkan lokasi, imam dan khatib serta berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), pengurus masjid paripurna, masjid dan musala, Forkopimcam serta unsur terkait lainnya.

Sementara itu, lurah bersama pengurus masjid dan musala diminta menyampaikan informasi mengenai waktu dan lokasi pelaksanaan kepada masyarakat. Kepala perangkat daerah juga diminta memberikan kesempatan kepada aparatur di lingkungannya untuk mengikuti Salat Istisqa.

"Iya di setiap kecamatan melaksanakan Salat Istisqa. Kami dari kesra juga menyurati seluruh pengurus masjid Paripurna," kata Kabag Kesra Setdako Pekanbaru, Indra Maulana, Selasa (25/8/2026).

Pemko turut mengajak RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, camat diminta memastikan kesiapan tempat, pengeras suara, keamanan dan ketertiban, pengaturan parkir hingga dukungan kesehatan.

Peserta Salat Istisqa juga diimbau membawa sajadah, berwudu dari rumah serta menggunakan masker dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.

Selain melaksanakan salat, masyarakat diajak memperbanyak doa, istigfar, sedekah dan amal kebaikan. Upaya tersebut diharapkan menjadi ikhtiar bersama agar hujan segera turun, karhutla dapat diatasi dan masyarakat terlindungi dari dampak buruk penurunan kualitas udara.

Pemko juga mengajak umat beragama lainnya untuk turut berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing demi keselamatan Kota Pekanbaru.

Dalam surat edaran tersebut, masyarakat kembali diingatkan untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan kebakaran hutan dan lahan atau kondisi kedaruratan, masyarakat diminta segera menghubungi layanan gratis TRC 112 Pekanbaru AMAN melalui nomor 112 tanpa pulsa.

Pelaksanaan Salat Istisqa diminta berlangsung tertib dan khusyuk. Setelah kegiatan, masing-masing camat juga diwajibkan menyampaikan laporan singkat beserta dokumentasi kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.

"Untuk bapak wali kota salat nya dimana, kami masih menunggu informasi lebih lanjut," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler