PEKANBARU (RA) - Rangkaian kunjungan bioskop (cinema visit) film Istimewa di Pulau Sumatera terus berlanjut. Setelah menyapa penonton di Medan, Kisaran, Rantau Prapat, dan Bagan Batu, rombongan film Istimewa hari ini melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru.
Bertempat di SKA XXI Pekanbaru, para pemain hadir secara langsung untuk bertemu, berbagi cerita, dan menyapa penonton yang telah memberikan sambutan hangat bagi film drama keluarga ini.
Cinema visit di SKA XXI Pekanbaru dihadiri oleh Yanni Melwani, Prija Iska (Priijay), dan Mustofa. Kehadiran ketiganya menjadi kesempatan bagi penonton untuk mengenal lebih dekat proses kreatif serta pesan kemanusiaan yang diusung film Istimewa, khususnya mengenai keluarga, persahabatan, penerimaan, dan kasih sayang.
Perjalanan film Istimewa ke berbagai kota di Sumatera menunjukkan bahwa kisah tentang keluarga dan kemanusiaan dapat diterima oleh penonton dari berbagai latar belakang. Setiap pertemuan dengan penonton juga menjadi ruang bagi para pemain untuk mendengar secara langsung kesan dan emosi yang muncul setelah menyaksikan kisah lima anak di Rumah Istimewa.
Yanni Melwani mengungkapkan kebahagiaannya dapat kembali bertemu dengan penonton dalam rangkaian tur Sumatera, kali ini di Pekanbaru.
“Senang sekali bisa hadir dan bertemu langsung dengan penonton di Pekanbaru. Setiap kota memberikan pengalaman yang berbeda, tetapi selalu ada kehangatan yang kami rasakan. Semoga cerita Istimewa bisa menyentuh hati penonton dan membawa pesan tentang keluarga, kasih sayang, serta pentingnya melihat setiap manusia dengan lebih terbuka,” ungkap Yanni Melwani dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Sementara itu, Prija Iska atau akrab disapa Priijay berharap film Istimewa dapat mengajak penonton untuk melihat seseorang bukan semata-mata dari kondisi atau perbedaan yang dimilikinya, melainkan dari nilai kemanusiaan dan keistimewaan dalam dirinya.
“Perjalanan film ini membuat kami semakin memahami bahwa pesan Istimewa bisa dirasakan oleh banyak orang. Semoga setelah menonton, penonton di Pekanbaru dapat membawa pulang semangat untuk saling menerima, menghargai, dan tidak mudah memberikan label kepada orang lain,” kata Priijay.
Mustofa turut menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Pekanbaru yang telah menyambut kehadiran film Istimewa dengan antusias.
“Kami berterima kasih atas sambutan hangat penonton di Pekanbaru. Semoga film ini dapat menjadi tontonan yang menghibur sekaligus memberikan makna tentang arti keluarga, persahabatan, dan perjuangan untuk tetap bersama,” ujar Mustofa.
Kunjungan bioskop di SKA XXI Pekanbaru menjadi bagian penting dari perjalanan film Istimewa dalam menjangkau penonton di berbagai wilayah Indonesia. Melalui cerita yang mengharukan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini mengajak penonton untuk memahami bahwa setiap manusia memiliki kisah serta keistimewaannya masing-masing.
Film Istimewa akan tayang secara serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.
Sinopsis
Di Rumah Istimewa, lima anak dengan disabilitas—Aldo (Aldi), Bimo (Bambang), Ken (Rein), Nita (Niatus), dan Mul (Mustofa)—hidup sebagai keluarga bersama Pak Mahendra (Mathias Muchus), sosok Ayah yang penuh kasih, serta seorang sukarelawan, Mbak Kinan (Yanni Melwani), yang setia merawat mereka.
Saat Ayah divonis menderita kanker dan memilih pergi secara diam-diam agar anak-anak tidak melihatnya melemah, mereka nekat melakukan perjalanan panjang untuk mencarinya.
Di tengah pencarian, mereka bertemu Bagas (Ajil Ditto) dan Aji (Agus Kuncoro), yang membawa mereka menjadi viral melalui panggung PWO dengan bergabungnya Ella (Salsabila Bella). Perjalanan itu menguji persahabatan dan ketulusan yang sesungguhnya.
Setelah melalui berbagai rintangan, mereka menemukan titik terang untuk bertemu kembali dengan Ayah.
Rumah Istimewa kembali berdiri, tetapi sebuah kehilangan mengajarkan bahwa tidak ada yang abadi, melainkan hidup yang terus berjalan melalui kasih dan maaf. Apakah mereka mampu bertahan menghadapi dunia sebagai sebuah keluarga?