Biar Perut Gak Kaget dari Puasa ke Lebaran, Ikuti Tips Atur Pola Makan Ini

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:18:25 WIB
Ilustrasi hidangan makanan lebaran.

RIAUAKTUAL (RA) - Setelah puasa kurang lebih sebulan lamanya, perut mungkin agak sedikit "kaget" saat Lebaran, terlebih kalau kita makan banyak di hari nan Fitri tersebut. Tentu hal ini tidak akan baik untuk tubuh dan bisa saja malah menimbulkan penyakit baru.

Dilansir Antara, anggota Herbalife Nutrition Advisory Board Prof. Dr. Rimbawan mengatakan bahwa peralihan dari masa puasa ke Lebaran harus dikelola dengan baik agar tak memicu berbagai gangguan kesehatan.

“Peralihan dari berpuasa ke bersantap dapat menjadi tantangan bagi kesehatan kita. Setelah mengakhiri puasa, banyak orang segera kembali pada kebiasaan makan sebelumnya, bahkan secara berlebihan seperti makan terlalu banyak serta mengonsumsi makanan tinggi kalori, lemak, gula, dan garam,” imbaunya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sistem pencernaan kita membutuhkan waktu untuk memproses makanan berat terutama yang tinggi lemak, garam, dan gula. Jika kebablasan, maka bisa saja menimbulkan diare, obesitas, hipertensi, hingga bahkan penyakit jantung.

Dia juga mengungkapkan bahwa dalam sebuah penelitian telah membuktikan perubahan pola makan dan gaya hidup secara drastis dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti obesitas dan diabetes, apalagi kalau ditambah kebiasaan makan berlebihan saat Lebaran.

Sementara itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr. Faisal Parlindungan, Sp.Pd menjelaskan lebih lanjut bahwa makanan Lebaran umumnya bersantan dan mengandung lemak jenuh serta rendah serat.

"Saat lebaran, berbagai makanan yang sering dikonsumsi seringkali merupakan olahan dari santan serta minim serat, sehingga tidak jarang keluhan seperti tekanan darah tinggi, diare, bahkan kolesterol," ujar dokter Faisal.

Sehingga ia pun menyarankan kamu untuk membatasi makanan bersantan atau makanlah dalam porsi kecil. Dia juga mengatakan untuk gantilah makanan bersantan dengan kuah bening. Jangan lupa juga untuk mengimbangi dengan mengonsumsi sayuran dan buah yang kaya serat.

"Serat membantu mengurangi kolesterol dan melancarkan pencernaan," jelasnya.

Selain itu, dia juga menuturkan untuk hindari memanaskan makanan berulang, terutama produk santan. "Hindari memanaskan makanan berulang kali, terutama produk santan karena meningkatkan lemak jenuh dalam makanan dan menurunkan nilai gizi dari makanan secara langsung," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler