Karhutla di Kampar Belum Padam, Tim Pemadam Kekurangan Air

Kamis, 12 Maret 2026 | 20:35:20 WIB
Karhutla di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar masih belum padam hingga Kamis (12/3/2026).

KAMPAR (RA) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar masih sulit dikendalikan atau belum padam hingga Kamis (12/3/2026).

Memasuki hari keempat penanganan, tim gabungan masih terus berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut di kawasan Jalan Niaga.

Data sementara menunjukkan sekitar 15 hektare lahan yang didominasi semak belukar, akasia, pakis, serta alang-alang telah hangus terbakar.

Koordinator Teknis Dalkarhut Seksi Wilayah II Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Edwin Putra, mengatakan proses pemadaman terkendala kondisi lahan gambut serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran.

"Air harus disuplai terlebih dahulu ke bak penampungan sebelum dapat disemprotkan ke titik api. Selain itu, dominasi bahan bakar permukaan seperti pakis dan alang-alang membuat api cepat menjalar," ujarnya.

Selama empat hari terakhir, tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, Polri, TNI, BPBD Provinsi Riau, serta BPBD Kabupaten Kampar terus melakukan upaya pemadaman dari pagi hingga sore hari.

Namun hingga hari keempat, baru sekitar 1 hektare lebih lahan yang berhasil dipadamkan dari total area yang terbakar.

Edwin menjelaskan, tantangan lain dalam proses pemadaman adalah api yang merambat di bawah permukaan tanah gambut.

Kondisi tersebut diperparah oleh cuaca cerah dan hembusan angin dengan kecepatan sekitar 11 km per jam.

"Sumber air juga terbatas. Saat ini hanya mengandalkan kanal dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter dan lebar 1,5 meter," jelasnya.

Operasi pemadaman dilakukan mulai pukul 08.45 hingga 17.25 WIB dengan menggunakan satu unit mobil Strada, satu mesin pompa ZS Power, dua pompa jinjing mini strike, serta puluhan selang hisap dan selang buang.

Strategi pemadaman dilakukan melalui dua jalur menggunakan mesin ZS Power, ditambah dua jalur tambahan menggunakan pompa mini strike untuk mempercepat suplai air dan memadamkan api.

Hingga saat ini, kebakaran masih berstatus pemadaman lanjutan. Tim gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk mencegah titik api kembali membesar serta memastikan bara api di lapisan gambut benar-benar padam.

Tags

Terkini

Terpopuler