Luasan Karhutla Capai 1.161 Hektare, Pelalawan Teratas

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:17:50 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU (RA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau mencatat luasan Karhutla di Riau per Kamis (5/3/2026) telah mencapai 1.161,64 hektare.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur menyebutkan total luasan tersebut didapati di 11 kabupaten kota di Riau, terkecuali Kabupaten Rokan Hulu.

"Untuk Karhutla di Riau telah terjadi di 11 daerah, kecuali Kabupaten Rokan Hulu. Total keselurahan mencapai 1.161,64 hektare, dengan luasan paling banyak berada Pelalawan yakni 681,5 hektare," kata Jim Gafur.

Kemudian menyusul Kabupaten Bengkalis seluas 662,51 Ha, Siak seluas 65,32 Ha, Indragiri Hilir seluas 64,70 Ha, Kampar seluas 38,45 Ha dan Kota Dumai seluas 34,12 Ha.

"Setelahnya ada di Pekanbaru seluas 17,45 Ha, Kabupaten Kepulauan Meranti seluas 13,40 Ha, Rokan Hilir seluas 12 Ha, Kuansing 3 Ha serta di Indragiri Hulu seluas 2,7 Ha," pungkasnya.

Sementara untuk status siaga darurat Karhutla, dikatakan Jim, sudah 5 daerah yang melakukan penetapan. Diantaranya Kabupaten Pelalawan, Inhil, Bengkalis, Siak dan Kampar.

Pihaknya juga meminta pemerintah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi, melakukan apel siaga karhutla yang melibatkan seluruh stakeholder terkait.

"Kita juga meminta daerah untuk meningkatkan deteksi dini, patroli dan groundchecking titik hotspot serta melakukan penanganan dengan cepat apabila ditemukan titik api supaya tidak meluas," katanya.

Kemudian juga melakukan sosialisasi dan himbauan tidak membuka lahan dengan membakar kepada masyarakat baik secara langsung atau melalui camat, kepala desa/lurah di wilayahnya masing-masing.

Menyiagakan seluruh sumber daya baik personil dan peralatan dan perlengkapan karhutla serta menyediakan anggaran operasional pencegahan dan pemadaman karhutla.

“Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan semua stake holder (forkompimda, tni, polri, manggala agni, tokoh masyarakat, dunia usaha, akademisi, relawan dan unsur lainnya). Melakukan upaya pembasahan dilahan rawan karhutla,” pintanya.

Tags

Terkini

Terpopuler