Rangkaian Sosialisasi Menuju Adiwiyata Berbasis Mandiri, 24 Sekolah Tingkat SD SMP dan SMA Diberikan Pengetahuan Wawasan Lingkungan 

 

GALERI : 21 MARET 2019

BENGKALIS - Sebanyak 24 sekolah di Kabupaten Bengkalis yang pernah meraih Adiwiyata baik ditingkat nasional dikumpulkan guna memberikan sosialisasi berwawasan lingkungan menuju Adiwiyata Mandiri yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Kamis (21/3/2019) di ball room hotel Marina Bengkalis. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis H Arman AA mengatakan, sosialisasi sekolah Adiwiyata bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Bahwa peserta yang hadir pada acara tersebut sekolah yang telah mendapatkan penghargaan baik tingkat kabupaten/kota , provinsi, nasional. "Bagi sekolah yang telah mendapatkan penghargaan Adiwiyata. Tentunya target kedepan penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri," ungkap Arman AA.

Ia juga mengatakan, upaya yang dilakukan Kementrian Lingkungan Hidup melalui program Adiwiyata perlu mendapat dukungan dan partisipasi semua pemangku untuk mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. 

Adiwiyata lanjutnya,  dapat dijadikan acuan bagi pemangku pendidikan di pusat dan daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.

"Adiwiyata melupti empat komponen diantaranya komponen kebijakan berwawasan lingkungan, komponen kurikulum berbasis lingkungan, komponen kegiatan lingkungan berbasis pertisipatif dan komponen pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan,"jelasnya. 

Ia juga menjelaskan, program adiwiyata dapat memberikan berberapa keuntungan diantaranya mendukung pencapaian standar kompetensi dasar dan standar kopentensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah.

Sekolah Adiwiyata merupakan program bagi sekolah yang peduli pada lingkungan, dengan program menjadi sarana yang  dibutuhkan dalam menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap kelestarian lingkungan hidup.

"Harapan kita,  24 sekolah mulai dari SD hingga SMA yang mengikuti sosialiasi ini,  agar sumber daya manusia khususnya pelajar memiliki kriteria yang berpengaruh dalam pembangunan berwawasan lingkungan," imbuhnya. 

Sosialisasi tersebut. Dikatakanya,  dengan sekolah yang berwawasan lingkungan diharapkan bisa berdampak pada lingkungan sekolah dan sekitarnya, seperti penghematan sumber daya alam dan energi, meningkatkan kesehatan warga sekolah, meningkatkan kesadaran generasi muda tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar. 

Dalam acara tersebut turut hadir Bupati Bengkalis diwakili Hj Umi Kalsum , Ina Mulyani dari Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Provinsi dan Kepsek SMA 1 Bantan dan sejumlah pejabat Kadis Pendidikan Bengkalis Edi Sakura, Kabid Wahyudin, dan 24  peserta pihak sekolah terdiri dari  SD, SMP dan SMA yang pernah meraih Adiwiyata tingkat kabupaten, provinsi dan nasional menuju Mandiri.  (Man) 
 

Hj Umi Kalsum mewakili Bupati Bengkalis memberikan sambutan sekaligus pembukaan 

Sekretaris DLH Kabupaten Bengkalis Tengku Usman bersama jajaran turut hadir
 

Kepala DLH Kabupaten Bengkalis H Arman AA beserta Hj Umi Kalsum dan nara sumber hadir. 
 

Kepala DLH Kabupaten Bengkalis H Arman AA berdiskusi bersama Hj Umi Kalsum beserta Kadisdik Bengkalis Edi Sakura

Usai acara dilaksanakan. Kepala DLH H Arman AA beserta tamu undangan berfoto bersama 
 

Sejumlah Kepsek terlihat berdialog bersama Kadisdik Bengkalis Edi Sakura penuh keakraban

Terlihat sejumlah kepsek SD dan SMP serta SMA turut hadir 

Kadisdik Bengkalis Edi Sakura turut memberikan motivasi kepada peserta sosialisasi Adiwiyata 

Terlihat narasumber memberikan pengarahan kepada peserta Adiwiyata 

Puluhan Kepsek antusias mendengarkan penjelasan dari narasumber Adiwiyata 
 

Puluhan Kepsek kabupaten Bengkalis terlihat fokus mendengarkan penjelasan dalam program Adiwiyata berbasis Mandiri

Narasumber bersama peserta sosialisasi saling memberikan penjelasan bagaimana menjaga lingkungan disekolah menuju penghargaan Adiwiyata berbasis Mandiri. 

Cetak