Bupati Alfedri Paparkan Program Siak Hijau Pada Forum Diskusi New York Climate Week 

Baim

Ahad, 26 September 2021 - 18:44:32 WIB | Cetak


Bupati Siak, Alfedri


Riauaktual.com - Bupati Siak, Alfedri menjadi pembicara di forum dialog yang bertajuk New York Climate Week. Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari rangkaian peringatan perubahan iklim dunia, berlangsung di room Zamrud,  kediaman Bupati Siak Jum'at (24/9/2021) kemaren.

Di ikuti Executive Chairman dan CEO The Sustainable Initiative, IDH Fitrian Adriansyah, Head of Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari Gita Syahrani, Southeast Asia Regional Director Proforest Surin Suksuwan dan Southeast Asia Regional Director Tropical Forest Alliance Rizal Algamar, melalui siaran virtual.

Terkait hal itu, Alfedri menyebutkan peran Pemkab Siak ikut serta dalam mengatasi perubahan iklim Bumi, dengan menciptakan gerakan Siak Hijau.

Komitmen Pemkab Siak, kata Alfedri, menciptakan Siak hijau yang telah di Perbup kan. Tujuannya untuk melindungi gambut dari kebakaran hutan dan lahan.

"Yang melatar belakangi terbentuknya Gerakan Siak Hijau adalah respon terhadap kondisi lingkungan, masa itu terjadi kebakaran hutan yang hebat pada tahun 2015 lalu. Sehingga respon kita dalam mengatasinya kita mendeklarasikan gerakan Siak Hijau. Karena, Siak ini dari total luas wilayahnya terdapat lahan gambut seluas 8586 km² artinya 57 persenya adalah gambut terdapat 21 persennya gambut dalam,"kata Alfedri, Minggu (26/9).

Tidak hanya itu, Alfedri juga menjelaskan bahwa Kabupaten Siak memiliki kawasan hutan cukup luas.

"Ada hutang Konservasi seperti Taman Nasional Danau Zamrud, yakni Danau Rawa terluas di Indonesia, ada hutan industri dan hutan masyarakat. Kemudian Cagar Alam Giam Siak Biosfer dan Hutan Tahura,"sebut Alfedri.

Alfedri menjelaskan, pengembangan lahan gabut di Indonesia dalam upaya mendorong pertumbuhan rendah karbon (Low Carbon Development Indonesia), Kabupaten Siak masuk salah satu kelompok kabupaten yang mendorong kinerja daerah. Selain konsisten, juga akan komitmen selaras dengan capaian komitmen nasional.

"Prestasi ini, salah satunya didorong oleh kepemimpinan pemerintah pusat hingga kepala daerah di tingkat kabupaten (yurisdiksi) lewat kebijakan dan komitmen jangka panjangnya yang diikuti oleh komitmen swasta lewat rantai pasok untuk menghasilkan komoditas ramah lingkungan yang berkelanjutan,"kata Alfedri.

"Diharapkan, prestasi dan tren positif ini berlangsung secara konsisten dan holistik dengan semangat gotong royong agar yurisdiksi bertransformasi menuju yurisdiksi hijau dan berkemakmuran,"tambahnya lagi. (Infotorial)





Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index