Presiden Jokowi bersama Kerua Umum Partai Gerindra di Istana Negara usai menggelar pertemuan tertutup. Foto ist

PAN Sebut Prabowo Bukan Capres Lagi, tapi Pembantu Enggak Akan Berani Lawan Jokowi

Rabu,23 Oktober 2019 - 10:59:03 WIB Di Baca : 524 Kali

Riauaktual.com - Partai Amanat Nasional (PAN) enggan menanggapi lebih jauh terkait pemilihan Prabowo Subianto sebagai menteri.

PAN menilai, hal itu adalah sepenuhnya keputusan dan hak prerogatif Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden.

Demikian disampaikan Ketua DPP PAN, Yandri Susanto kepada wartawan di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019).

Loading...

“Meskipun di kiri kanan banyak pro dan kontra, saran, masukan, tetapi keputusan akhir di Pak Jokowi,” ujarnya.

Yandri menyatakan, jika memang Jokowi sudah berkehendak, maka tidak akan ada yang bisa menghalanginya.

“Kalau Pak Jokowi mau memakai jasa Pak Prabowo sebagai pembantu, ya kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” katanya.

Akan tetapi, Yandri menilai, sejak dari awal Gerindra memang tidak bisa menolak ajakan Jokowi.

Sebab, partai berlambang kepala burung Garuda itu juga sedari awal melontarkan sinyal ingin berada di dalam kabinet.

“Ya orang minta, bagaimana mau menolak? Gerindra dari awal memang minta (bergabung), tidak mungkin menolak (kursi menteri),” bebernya.

Anak buah Zulkifli Hasan ini menyebut, bahwa ada perbedaan konsep di bidang pertahanan antara Prabowo dan Jokowi.

Namun, semua perbedaan di pilpres lalu itu kini sudah menemui titik temu. Poinnya, tinggal dimana nantinya titik temu dimaksud.

Ia juga memprediksi, bisa saja bakal ada perbedaan nantinya antara Jokowi dan Prabowo. Tapi tidak akan cukup keras.

“Karena tidak mungkin seorang menteri melawan kebijakan presiden. Bisa di-reshuffle nanti Pak Prabowo,” jelasnya.

Ia menegaskan, sebagai pembantu presiden, maka Prabowo harm hukumnya membantah atau tidak menjalankan perintah dan instruksi Jokowi.

“Namanya menteri pembantu presiden, bukan lagi sebagai calon presiden,” sindirnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan partainya siap bergabung ke dalam pemerintahan.

Hal itu disampaikan langsung Prabowo usai memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

“Kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau. Dan saya sudah sampaikan keputusan kami dari gerindra, apabila diminta siap membantu. Hari ini diminta dan kami sanggupi membantu,” tegasnya.

Mantan Danjen Kopassus itu secara gamblang menyebut bahwa dirinya diminta Jokowi untuk membantu di bidang pertahanan.

Jokowi juga telah memberi arahan mengenai apa yang akan dituju selama lima tahun ke depan di bidang pertahanan.

“Saya diminta membantu di bidang pertahanan. Saya akan bekerja sekeras mungkin utk mencapai sekeras mungkin capaian yang ditentukan,” katanya.

Saat ditanya berapa jatah kursi menteri yang didapat partai berlambang kepala burung Garuda itu, Prabowo menjawabnya sedikit berteka-teki.

“Yang dipanggil dua, jadi berapa kira-kira?” jawabnya.

 

Sumber: pojoksatu.id



Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com