Kantor Kejaksaan Negeri Bengkalis (ilustrasi/net)

Dikabarkan Kajari Bengkalis Heru Winoto Digantikan Nanik Kushartanti

Kamis,10 Oktober 2019 - 17:56:16 WIB Di Baca : 1087 Kali

Riauaktual.com - Beredar kabar Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Heru Winoto SH, MH dimutasi ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Digantikan oleh Nanik Kushartanti SH, MH sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis. 

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : KEP -280 /A/JA/09/2019 tanggal 26 September 2019. Heru Winoto SH,MH menjabat sebagai Kajari Gresik, Provinsi Jawa Timur, sedangkan penggantinya Nanik Kushartanti SH,MH yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Kejaksaan Tinggi (Kajati) Manado. 

Heru Winoto SH,MH menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis sekitar 2 tahun lalu. Berbagai pengungkapan kasus tindak pidana korupsi ditangain pihak Kejaksaan Negeri Bengkalis. Mutasi yang dilakukan Jaksa Agung merupakan hal biasa guna penyegaran baik di instansi vertikal manapun. 

Loading...

"Iya, Surat Keputusan (SK) saya sudah keluar. Saya pindah,  SK nya ke Jawa," ungkap Heru Winoto SH, MH kepada wartawan melalui pesan singkat, Kamis (10/10/2019). 

Saat dikonfirmasikan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bengkalis Agung Irawan SH,MH juga membenarkan kabar pergantian pucuk pimpinan penegak hukum Kejaksaan Negeri Bengkalis tersebut. 

"Pergantian pimpinan Kajari Bengkalis memang benar, Pak Heru Winoto berdasarkan SK menjabat sebagai Kajari Gresik, Provinsi Jawa Timur. Sedangkan penggantinya Ibu Nanik Kushartanti merupakan wanita pertama kali menjabat sebagai Kajari Bengkalis," ungkap Dosen STIE Bengkalis ini. 

Sebagai catatan, sejak kepemimpinan Kajari Heru Winoto mengungkap tindak pidana korupsi melibatkan mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis Jafaar Arif bersama pihak rekanan Yahdi  dinyatakan bersalah melakukan penyimpangan dana operasional Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang GT 776 sehingga merugikan negara mencapai Rp 1,2 miliar. 

Kedua tersebut sudah divonis terbukti bersalah melanggar Pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU  Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Saat ini Kejaksaan Negeri Bengkalis sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi Usaha Ekonomi Desa (UED) Simpan Pinjam desa Bukit Batu, Kecamatan Bengkalis merugikan negara sekitar Rp 1 miliar lebih. (put)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...