Ibu dan Anak Tewas, Saat 13 Rumah Terbakar di Rohil 

Rabu,09 Oktober 2019 - 16:47:23 WIB Di Baca : 267 Kali

Riauaktual.com - Musibah kebakaran menghanguskan 13 rumah di Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Ada ibu dan anak yang menjadi korban, karena terpanggang, Rabu (9/10/2019) dinihari. 

Setelah kejadian, suami dari korban terbakar bernama Lengkian alias Malidin dibawa ke Polsek setempat. 

Kapolsek Bangko, Kompol Sasli Rais mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Malidin. Untuk dimintai keterangannya untuk menyelidiki penyebab kebakaran ini, apakah ada unsur kesengajaan atau korsleting listrik.

Loading...

''Masih kita dalami apakah ada unsur kesengajaan. Saat ini status suami korban masih sebagai saksi,'' kata Kapolsek Bangko. 

Untuk mendalami penyebab kebakaran, saat ini, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dari tim forensik Medan, Sumatra Utara. 

''Dari hasil laboratorium nanti akan diketahui apakah kebakaran pada Rabu dini hari disengaja atau tidak,'' kata Kapolsek.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto SIK menjelaskan, Malidin diamankan warga setempat karena terlihat keluar dari rumahnya yang terbakar. Dia berlari menjauh dan tidak menolong anak serta istrinya di dalam.

Malidin lalu diserahkan warga ke personel Polsek di lokasi yang sedang memadamkan api. Malidin juga mengakui di rumah masih ada istri dan anaknya.

''Saat itu, Kapolsek langsung memerintahkan angggota mencari korban. Usai api padam, ditemukan dua korban jiwa pada pukul 04.00 WIB,'' kata Sunarto.

Data diterima Sunarto, korban tewas adalah Lie Ciu Guat (47) dan Wiliam Wijaya (13). Keduanya tinggal satu rumah di Gang Sumatera RT 18 RW 05, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko.

Menurut warga, Tian Kang, api pertama kali muncul dari belakang rumah Malidin. Warga lainnya, Liam Tian In, ketika membuka jendela rumah juga melihat api sudah membesar di belakang rumah Malidin.

Dua warga tadi membantu pemadaman dengan peralatan seadanya. Kebakaran ini juga turut dipadamkan personel Polsek dan pemadaman kebakaran dari kecamatan memakai mobil serta mesin air.

Sunarto menjelaskan, dua korban tewas kebakaran ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Pekanbaru untuk diotopsi. Petugas juga membawa sejumlah benda dari rumah Malidin ke Polsek setempat.

''Untuk pemadaman sendiri hingga api mati dilakukan hingga Rabu pagi,'' jelas Sunarto.

Sebanyak 13 rumah yang terbakar itu , merupakan milik Malidin, dimiliki oleh Zhing A, Di Khau, Saki, O Bing, sebuah rumah ibadah bernama Kun Tok, Lim Tian In, Chuan A, Hok A, Singapote, Kam Cing, A Piau dan Pekong Hian Sin Thua. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...