Pagi Tadi, Ida Yulita Bagikan 5000 Masker di Simpang Tabek Gadang Pekanbaru

Rabu,11 September 2019 - 16:09:43 WIB Di Baca : 455 Kali

Riauaktual.com - Anggota DPRD kota Pekanbaru dari Fraksi Golkar Ida Yulita Susanti SH MH, melakukan pembagian masker di Simpang Tabek Gadang Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, Rabu (11/9/2019) pagi. Sebanyak 5000 masker dibagikan kepada para pengendara yang melintas di simpang jalan tersebut.

Dalam kegiatan ini Ida Yulita Susanti atas nama Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru, juga melibatkan 3 Puskesmas yang ada di kecamatan Tampan dan juga rumah sakit di daerah pemilihannya tersebut, RS Awal Bros.

"Sebenarnya aksi ini sudah dilaksanakan Golkar sejak 2 pekan lalu, hari ini Golkar Pekanbaru melaksanakan di sini," terang Ida saat diwawancarai di sela-sela kegiatan

Loading...

Dikatakan Ida, pihaknya menyadari bahwa aksi bagi-bagi masker ini hanya bentuk kecil dalam aksi mengantisipasi dampak kabut asap, hal yang lebih krusial dilakukan adalah dengan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan mengantisipasi terjadinya kabut asap di waktu mendatang.

"Kita fraksi Golkar di DPRD kota Pekanbaru saat ini melaksanakan aksi nyata mendesak Pemko menangani secara aktif agar tidak ada membakar lahan dengan cara membakar, memanfaatkan situasi saat kondisi cuaca panas untuk membuka lahan dengan cara membakar," terangnya.

Ida menduga ada miss komunikasi di kalangan pemerintah, sebab beberapa tahun lalu tak ada asap lagi di Riau. "Pemerintah sebelumnya mampu, dulu kemarau saja dilakukan hujan buatan, sekarang ada apa kok tidak ada penanganan," sesal Ida.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rawat Jalan Sidomulyo, dr Doris Uliana Sitompul yang ikut turun ke lokasi menjelaskan, bahwa Ida Yulita Susanti merupakan orang satu-satunya yang melakukan aksi ini dengan melibatkan puskesmas.

"Sebelumnya kita puskesmas sudah melaksanakan juga bagi-bagi masker ke sekolah-sekolah dan kantor-kantor pemerintahan," terangnya.

Doris menjelaskan, bahwa terjadi peningkatan kasus ISPA di Puskesmas Rawat Jalan Sidomulyo pada pekan kemarin sebesar 50 persen.

"Rata-rata 20 pasien sehari, kita berikan obat gratis bagi pasien terdampak kabut asap, seperti sesak nafas dan diare," pungkasnya. (rik)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...