foto : internet

Kapolri: Kita Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Senin,12 Agustus 2019 - 22:16:06 WIB Di Baca : 230 Kali

Riauaktual.com - Bersamaan dengan kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri LHK. Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga menegaskan, akan menindak tegas siapapun yang membakar hutan, Selasa (12/8/2019) malam. 

Tito mengungkapkan, pihaknya tidak akan menyasar pelaku perorangan. Apabila ditemukan korporasi, juga akan ditindak secara tegas. 

Pria kelahiran Palembang ini mengatakan, instruksi yang sama juga berlaku untuk Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo.

Loading...

Tito menyebutkan, penegakan hukum di Riau sendiri, Polda Riau telah menangani sebanyak 28 tersangka. 

Diketahui, dari angka diatas satu di antaranya merupakan dari pihak korporasi, yakni PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) di Pelalawan.

Tito mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari BNPB, lebih dari 90 persen penyebab kabut asap disebabkan oleh ulah tangan manusia. Dengan melakukan pembakaran saat membuka lahan. 

''Untuk jangka pendek kita lakukan upaya penegakan hukum. Saya sudah mengintruksikan Polda dan jajaran se-Indonesia untuk melakuan tindakan tegas, proses hukum terhadap pelaku yang melakukan pembakaran lahan,'' terang Tito.

Upaya penegakan hukum, sambung Tito, juga dapat dilakukan jajaran TNI. Nantinya, setelah diamankan dapat dilimpahkan ke Polisi.  

''Saya juga minta kepada jajaran TNI, jika ada yang tertangkap tangan (melakukan pembakaran lahan), boleh melakukan penangkapan dan langsung menyerahkan ke penyidik kepolisian,'' lanjut Tito.

Menyikapi Karhutla ini, Tito mengungkapkan, pihaknya akan bertindak tegas. Agar adanya efek jera bagi pelaku perorangan dan juga korporasi. 

''Kita sudah banyak menangkap pelakunya. Maka, kita ingin ada tindakan tegas baik perorangan maupun perusahaan, agar menjadi efek jera,'' tegas Tito.

Menyinggung lima korporasi yang saat ini ditangani Polda Riau, Tito mengatakan pihaknya saat ini juga tengah menyelidiki lima perusahaan yang dinilai gagal dalam menjaga areal konsesinya dari bencana kebakaran.

Melalui pantauan udara, hasilnya, satgas menemukan adanya kebakaran di sekitar areal konsesi perusahaan yang berada pada radius kurang dari lima kilometer. Kebakaran itu dinilai masih menjadi tanggung jawab perusahaan.

Lima perusahaan yang tercatat mengalami kebakaran di luar areal konsesi dengan radius kurang dari lima kilometer tersebut adalah PT Priatama Rupat (Surya Dumai Group), PT Jatim Jaya Perkasa Teluk Bano II, PT Wahana Sawit Subur Indah Siak, PT Seraya Sumber Lestari Siak dan PT Langgam Inti Hibrindo, Pelalawan.

"Kalau itu dibakar korporasi maka kita lakuan tindakan. Namun, jika kebakaran lahan itu dari luar dan merambat ke area perusahaan, perusahan menjadi korban. Kita proses pelaku pembakaran pertama," beber dia.

Menurut dia, penanganan kebakaran lahan yang melibatkan pihak perusahaan akan mendapatkan perhatian khusus pihaknya.

''Polri akan turut melakukan penyelidikan. Makanya, kita bawa Direktur Tipidter (Tindak Pidana Tertentu,red) Bareskrim untuk khusus menangani masalah korporasi. ini kan menjadi atensi,'' pungkas Tito. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...