foto : internet

Bursa Ketua MPR, Demokrat Minta PDIP Balas Kebaikan di 2009

Kamis,11 Juli 2019 - 17:01:54 WIB Di Baca : 4012 Kali

Riauaktual.com - Politisi DPP Partai Demokrat Cipta Panca Laksana berharap PDI Perjuangan memberikan kursi ketua MPR kepada partainya. Menurutnya, 2019 bisa menjadi momen PDIP membalas jasa Demokrat pada 2009 silam.

"Karena tahun 2009, Demokrat menyerahkan Ketua MPR ke alm Taufik Kiemas. Sekarang saatnya PDIP membalas balik," tutur Panca melalui akun Twitternya @panca66, Kamis (11/7).

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean menganggap wajar jika partainya berharap mendapat kursi Ketua MPR. Kata dia, lazim jika partai politik mendambakan kursi pimpinan legislatif mau pun eksekutif.

Loading...

"Tentu kami berharap boleh-boleh saja, dan tentu kami akan sangat senang jika Ketua MPR atau pimpinan MPR bisa dipegang oleh Demokrat," tutur Ferdinand dikutip CNNIndonesia.com.

Meski begitu, Ferdinand menyatakan bahwa ucapan Panca tidak mewakili partainya. Hanya usulan yang bersifat personal. 

Demokrat, lanjutnya, masih belum menentukan langkah politik yang akan ditempuh. Begitu pula soal kursi pimpinan MPR. Belum ada komunikasi dengan partai-partai politik lainnya.

Baru hari ini Demokrat menghelat rapat untuk membicarakan langkah politik selanjutnya. Rapat dipimpin langsung oleh ketua umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

"Untuk mencoba mencari arah Demokrat ini mau dan harus kemana," kata Ferdinand. 

Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan bahwa SBY mengumpulkan ketua DPD se-Indonesia untuk berdiskusi tentang langkah politik selanjutnya. Rapat digelar di kediaman SBY di Cikeas, Bogor pada Kamis (11/7).

"Saya sampaikan teman-teman, besok Pak SBY sudah mulai bisa berdiskusi dengan kami internal. Besok ada ketua-ketua DPD dan sekretaris se-Indonesia yang memang juga hadir malam ini," ucap Hinca usai Doa Bersama Mengenang Almarhumah Ani Yudhoyono di Puri Cikeas , Bogor, Rabu malam (10/7). 

Sebagai informasi Ketua MPR merupakan posisi yang diincar sejumlah partai politik usai Pilpres 2019 selesai dilaksanakan. Partai politik dari beberapa partai politik sudah menunjukkan gelagat untuk mengisi kursi tersebut. 

Sebut saja Partai Amanat Nasional (PAN), Golkar, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan, ketua umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sudah terang-terangan ingin mengisi jabatan tersebut kepada wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin.


Sumber: cnnindonesia.com


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...