Carlos Tena, Walikota Cuauhtémoc menyamar jadi orang cacat

Walikota Nyamar Jadi Orang Cacat untuk Menguji Pegawai Negeri

Kamis,11 Juli 2019 - 16:20:47 WIB Di Baca : 216 Kali

Riauaktual.com - Sebagai bagian dari eksperimen sosial yang tidak biasa, seorang walikota Meksiko menyamar sebagai orang cacat untuk menguji sikap pegawai negeri secara langsung.

Carlos Tena, Walikota Cuauhtémoc melakukan itu setelah menerima sejumlah pengaduan dari orang-orang cacat mengenai perlakuan yang mereka terima dari pekerja sosial.

Dia mengatakan tidak tahu siapa yang harus dipercaya, apakah para orang cacat atau pegawainya.

Loading...

Jadi dia menyusun rencana untuk menguji sikap pekerja sosial di kotanya. Tena dikabarkan menghabiskan dua bulan untuk menyusun penyamaran, dan kemudian mengunjungi pegawai negeri di Kantor Walikota dan Dinas Sosial.

Jadi ketika siap, dia mengenakan sweater tebal yang menutupi sebagian wajahnya, ditambah topi dan kacamata hitam serta perban di telinga kirinya.

Carlos Tena kemudian masuk ke kantor Dinas Sosial mengenakan sebuah kursi roda, dan berpura-pura meminta bantuan.

Dia meminta makanan gratis, tetapi dia diabaikan dan bahkan didiskriminasi.

Setelah menemukan pengalaman buruk di Direktorat, Tena mengunjungi kantornya sendiri, dan berpura-pura meminta untuk berbicara dengan walikota. Dia diberitahu bahwa walikota tidak ada.

Ketika dia meminta untuk berbicara dengan Sekretaris Dewan Kota, dia dengan kasar disuruh menunggu di lorong. Dia diberitahu bahwa pelayan publik akan tiba dalam waktu satu setengah jam lagi.

Pada saat itu, Tena yakin bahwa pengaduan yang diterimanya benar, jadi dia turun dari kursi roda dan melepas penyamarannya. Tindakannya membuat staf Balai Kota kaget.

"Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menunjukkan realitas yang dialami warga setiap hari, ketidakpedulian dan pengabaian yang mereka hadapi dari pegawai negeri," kata walikota Cuauhtémoc kepada wartawan setempat.

"Saya memutuskan untuk melakukannya karena saya tidak tahu siapa yang harus dipercaya, warga atau rekan kerja saya."

Surat kabar Meksiko El Vocero melaporkan bahwa Tena telah lama dikenal karena memperjuangkan perlakuan yang sama terhadap mereka yang kurang beruntung secara sosial.

Dia juga kerap membantu orang-orang kapan pun itu. Bahkan, dia telah menyatakan niatnya untuk menyamar di masa lalu, tetapi dia tidak pernah menindaklanjutinya, jadi orang mungkin lupa tentang hal itu.

"Kali ini dia tidak mengatakan apa-apa kepada siapa pun," kata juru bicara Balai Kota.

Tena mengatakan kepada media Meksiko bahwa ia diabaikan dan didiskriminasi, yang membuatnya merasa kecewa pada beberapa rekannya.

Dia menambahkan bahwa tidak semua dari mereka menunjukkan sikap yang sama terhadapnya. Tapi pengalamannya membuat dia tidak ingin mendengar tentang orang yang dianiaya lagi, atau dia akan mengambil langkah drastis.

 

Sumber: rakyatku


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...