Menkum HAM Yasonna Laoly saat meninjau lapas.

Ramai Fenomena Napi Jadi Gay, Komisi III Minta Pemerintah Siapkan Bilik Asmara

Kamis,11 Juli 2019 - 14:57:45 WIB Di Baca : 173 Kali

Riauaktual.com - Fenomena homoseksualitas merebak di rutan dan lapas. Daya tampung yang melebihi kapasitas disebut-sebut jadi pemicu. Lalu, mengapa Komisi III mengusulkan bilik asmara?

Direktoral Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM sudah mulai mengambil beberapa langkah terkait fenomena homoseksualitas di rutan dan lapas ini.

Rencananya, Ditjen PAS akan memisahkan narapidana tersebut ke kamar isolasi hingga memberikan pembinaan kepribadian. Narapidana yang terindikasi LGBT akan ditempatkan di kamar isolasi.

Loading...

Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Kemenkum HAM Ade Kusmanto mengatakan, langkah ini diambil agar tidak terjadi penularan disorientasi seksual kepada narapidana lainnya.

Ade menambahkan, pihaknya akan memeriksa kesehatan napi gay atau lesbian. Pemeriksaan tersebut untuk memastikan apakah napi tersebut menderita penyakit seksual yang berbahaya.

Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Pandjaitan mengusulkan agar rutan dan lapas dilengkapi bilik asmara. Namun, ruangan tersebut hanya ditujukan kepada narapidana yang sudah menikah atau berkeluarga.

"Itu namanya kebutuhan biologis kan, mungkin kalau sudah married setiap minggu harus. Itu yang kita juga harus selesaikan," kata Trimedya, Rabu (10/7/2019).

"Cuma yang nggak boleh itu bilik asmara jadi komoditi. Kelainan seksual seperti itu akan terus kalau ini nggak diselesaikan," tambah Trimedya.

Anggota Komisi III DPR Teuku Taufiqulhadi menyebut fenomena napi gay dan lesbian sudah sangat merisaukan. Jika memang hasrat seksual yang tak tersalurkan jadi penyebab munculnya napi homoseksualitas, dia mendukung penyediaan sarana bilik asmara.

"Jika memang meningkatnya gejala gay/lesbian karena tidak ada kamar asmara, kita akan mendorong pemerintah menyediakan kamar tersebut," tegasnya seperti dikutip dari Detikcom.


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...