Dua anggota ormas pengeroyok polisi jadi terangka

Akibat Berkelahi Saat Ultah, Oknum Polisi Dipecat, Anggota Ormas Jadi Tersangka

Senin,24 Juni 2019 - 11:01:59 WIB Di Baca : 260 Kali

Riauaktual.com - Fakta baru terkait insiden berdarah di Queen Bilyard, Jalan Gunung Andakasa, Denpasar Barat, Bali pada Minggu (16/6) dini hari akhirnya terungkap.

Oknum anggota polisi, Bripka Made AD yang terlibat dalam perkelahian tersebut dikabarkan tinggal menunggu surat pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

Kabar lainnya, dua oknum anggota ormas Kadek W alias M (32) dan Putu P (39) yang mengeroyok Bripka Made AD resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polresta Denpasar.

Loading...

“Ya, keduanya resmi tersangka,” ujar sumber kepolisian di Polresta Denpasar, sebagaimana dilansir Radar Bali (grup Jawa Pos/pojoksatu.id), Senin (24/6/2019).

Berdasar penyidikan, dua oknum anggota ormas ini mengaku menganiaya Bripka Made AD.

Penganiayaan dilakukan secara spontan setelah terjadi cekcok mulut dengan korban.

“Proses penyidikan masih terus berjalan,” tambah sumber.

Di lain sisi, beredar kabar Bripka Made AD segera dipecat karena memiliki banyak masalah selama berseragam baju cokelat.

“Iya, yang bersangkutan (Bripka Made AD) tinggal menunggu dipecat,” ujar sumber kepolisian di Polresta Denpasar.

Bripka Made AD sendiri selama ini bertugas di bagian Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPTK) Polresta Denpasar.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Wayan Karnada menyatakan bahwa informasi bahwa Bripka Made AD dipecat memang beredar luas. Namun, dia belum bisa memastikan.

“Dengarnya seperti itu. Biar jangan salah, saya cross cek dulu. Sabar ya,” timpal Iptu I Wayan Karnada.

Seperti berita sebelumnya, insiden berdarah ini bermula ketika Bripka Made AD membuat pesta ulang tahun (ultah) di tempat bisnisnya di Queen Bilyard, Sabtu 15 Juni sekitar pukul 20.00.

Di sana, Bripka Made AD mengajak karyawan, pengunjung, termasuk temannya (terlapor) M dan P.

Minuman sudah tersedia tinggal siap saji. Mereka lalu minum bersama-sama, ada arak, mikol berbagai jenis dan termasuk bir bintang.

Sambil mendengar musik, mereka tampak asyik-asyikan berpesta. Namun semakin larut suasana sedikit panas lantaran, pelapor dan terlapor terlibat saling ejek-ejekan.

Kisruh pun terjadi tepat Minggu dini hari sekitar pukul 01.00. Lantaran konsumsi alkohol, Bripka Made AD terlibat salah paham dengan M.

Secara tiba-tiba M dan P mengeroyok korban yang sedang berulang tahun. Aksi baku hantam pun tak terhindarkan. Bripka Made AD dipukul menggunakan botol bir hingga botol bir pecah di kepalanya.

Dia pun marah dan balik menghajar M hingga bebak belur dan terpaksa mendapat perawatan di rumah sakit.

Beruntung warga melerai sehingga tidak berakibat fatal. Korban lantas melaporkan kasus yang dialaminya ke pihak berwajib.

 

Sumber: pojoksatu.id


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...