foto : internet

Saksi Prabowo Mengaku Dengar Diancam Dibunuh karena Video Surat Dicoblos

Rabu,19 Juni 2019 - 21:13:15 WIB Di Baca : 910 Kali

Riauaktual.com - Saksi dari tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nur Latifah, mengaku mendapat intimidasi terkait video surat suara yang dicoblos. Surat suara disebut saksi dicoblos anggota KPPS di Desa Winongsari, Wonosegoro, Boyolali, Jateng. 

"Saya mendapat intimidasi dari banyak orang. Tanggal 19 April pada malam itu saya dipanggil ke rumah salah satu warga. Di sana sudah ada ketua KPPS, anggota KPPS, tokoh masyarakat perangkat desa, kader partai, dan beberapa preman. Saya dituduh sebagai penjahat politik," kata saksi Prabowo, Nur Latifah, dalam sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019). 

Dalam pertemuan di rumah salah satu warga, Nur Latifah mengaku ditanya soal video surat suara dicoblos anggota KPPS. Latifah menyebut ada 15 surat suara yang dicoblos anggota KPPS. 

Loading...

Latifah mengatakan mendengar informasi soal adanya kesepakatan orang yang tidak tahu dan yang lanjut usia akan dicobloskan.

"Saya ditanya posisi Mbak sebagai apa? Kenapa video bisa viral 'Mbak menyebarkan dokumen rahasia negara'," kata saksi. 

Kemudian, pada 21 April 2019, Nur Latifah mengaku kembali dipanggil. Kali ini saksi diminta tak menyebarkan informasi soal surat suara dicoblos pihak yang tak berhak.

"Saya diminta untuk tutup mulut dan kembali ke Semarang. Saya sedang menuntut ilmu di Semarang," ujarnya.

Hakim konstitusi Suhartoyo menanyakan bentuk ancaman yang diterima. Saksi menyebut mendengar informasi dari teman satu desa bernama Habib soal ancaman terhadapnya.

"Secara tidak langsung diancam dibunuh saya dengar dari teman saya, mendengar saya akan dibunuh," kata Nur Latifah. 

Namun Nur Latifah mengaku tidak melaporkan kabar ancaman pembunuhan. "Saya tidak melakukan apa-apa," katanya.

"Selama ancaman tidak langsung berbicara ke saya, saya merasa aman," imbuh saksi.

 

Sumber: detikcom


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...