foto : internet

Prof Mahfud MD Sebut Kuasa Hukum Prabowo Cerdik, Ruhut: Aku Tertawa Termehek-mehek

Minggu,16 Juni 2019 - 17:08:07 WIB Di Baca : 19352 Kali

Riauaktual.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Mahfud MD memuji kecerdikan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Mereka, kata Mahfud, berhasil menggiring sengketa pilpres fokus pada kualitatif, bukan kuantitatif. Padahal, KPU selaku termohon, sudah menyiapkan bukti-bukti kuantitatif.

"Kesimpulannya, sengketa hasil Pilpres 2019 secara kuantitatif (numerik) sudah selesai karena paslon 02 tidak membawa data yang bisa diadu dengan data KPU di MK," kata Mahfud di akun Twitternya.

Loading...

Dengan demikian, sidang-sidang di MK selanjutnya tidak perlu ada pembuktian tentang hasil perhitungan suara atau angka-angka resmi kecuali sekadar bumbu-bumbu.

Sidang di MK tinggal pembuktian kualitatif tentang kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) sebagaimana yang difokuskan dalam berkas gugatan Prabowo-Sandi.

"Tim hukum pemohon cukup cerdik memfait-accompli dan mengarahkan sidang agar memeriksa kecurangan (kualitatif). Mereka mengutip Yusril, Jimly, Saldi, Arief, saya dan lain-lain yang mengatakan bahwa MK berwenang memeriksa kecurangan dalam proses pemilu demi mengawal konstitusi dan keadilan substantif," tambah Mahfud.

Pernyataan Mahfud tersebut membuat tim hukum Prabowo-Sandi berada di atas angin. Apalagi, KPU telah memberi sinyal "menyerah" dengan meminta tambahan waktu kepada MK untuk menyiapkan bukti-bukti dan saksi.

Menanggapi hal tersebut, politikus PDIP Ruhut Sitompul ikut angkat bicara. Lewat akun Twitternya, mantan politikus Partai Demokrat itu mengetawai tim hukum Prabowo-Sandi yang diketuai Bambang Widjojanto.

"Sidang MK secara hukum sudah selesai kata Bambang W, lawyer Prabowo Sandi ha ha ha. Tertawa aku termehek-mehek," cuit Ruhut, Minggu (16/6/2019).

"Apanya yang sudah selesai? MK itu yang disidangkan konstitusinya bukan politiknya karena itu apa yang sudah kau sampaikan tolong semua dibuktikan, jangan omdo, omong doang," lanjut dia.

Ruhut juga meminta Bambang dan kawan-kawan serta pendukung Prabowo-Sandi agar tak jemawa. Tidak mendahului putusan MK karena sidang sedang berjalan.

"Hormati MK sebagai lembaga konstitusi yang diamanatkan UUD 45 melaksanakan tugas mulianya karena sembilan hakim MK sangat profesional, tidak takut dengan intervensi siapapun," tutup Ruhut Sitompul.

Sumber: rakyatku


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...