Ratusan Batang Sawit di Cagar Biosfer Milik Eks TNI Dirobohkan

Selasa,21 Mei 2019 - 17:10:04 WIB Di Baca : 1343 Kali

Riauaktual.com - Ratusan batang pohon sawit di Suaka Margasatwa  (SM) Giam Siak Kecil, di Desa Bukit Kerikil Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis, Riau dimusnahkan. Kebun sawit itu sebelumnya dirambah oleh eks TNI, Sudigdo.

Operasi pemusnahan di kawasan lindung itu dilakukan oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan siapa saja dilarang membuka lahan di cagar biosfer. Dimana kawasan lindung itu merupakan daerah yang diresmikan UNESCO badan khusus PBB untuk kelangsungan flora dan fauna.

"Dalam kegiatan ini kita berhasil memusnahkan tanaman sawit sebanyak kurang lebih 500 batang dengan umur tanaman antara 5 bulan sampai 2 tahun pada lahan seluas 6 hektar," ucapnya Selasa (21/5/2019).

Loading...

Rinciannya sawit yang dimusnahkan terdiri dari bibit siap tanam 150 batang, tanaman berumur 6 bulan 200 batang dan taman sawit kurang dari 2 tahun di lahan seluas 2 hektar disekitarnya sebanyak 150 batang. Sedangkan lahan yang dikuasai Sudigno yang telah ditanami seluas 40 hektar dan sebagian masuk dalam kawasan SM Giam Siak Kecil.
 
Sudidgo diamankan tim gabungan TNI, Polri dan Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehuatanan) pada Desember 2018. Kemudian kasusnya terus bergulir dan sekarang sudah ditingkat pengadilan. Hasil penyelidikan, bawah lahan yang dirambah Sudigdo masuk kawasan inti Cagar Biosfer Giak Siak Kecil-Bukit Batu.

Kita berkomitmen untuk terus menjaga keutuhan SM Giam Siak Kecil yang juga merupakan kawasan areal inti Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu dari aktivitas perambahan dan gangguan hutan lainnya," tegasnya.

Cagar Biosfer Giam Kecil diresmikan oleh UNESCO pada Mei 2009.Luasnya sekitar 705.271 hektar yang terbentang dari wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak. Kasawan lindung ini berdekatan dengan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik Sinar Mas. Belakangan kawasan lindung ini acap menjadi sasaran perambahan. (Nat)


 


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...